Polisi Ungkap Kronologi Tragis Pembunuhan Ibu Rumah Tangga di Indramayu, Jasad Dibakar Dalam Mobil

Indramayu90 Dilihat
INDRAMAYU, medianasional.id – Kasus pembunuhan tragis seorang ibu rumah tangga berinisial K (46) di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, akhirnya berhasil diungkap oleh jajaran Satreskrim Polres Indramayu. Korban yang merupakan warga Desa Kalianyar, Kecamatan Krangkeng, sebelumnya ditemukan meninggal dunia di dalam mobil Mitsubishi Xpander putih yang hangus terbakar di Desa Cikawung, Kecamatan Terisi.
.
Dalam ekspose kasus yang digelar di Aula Atmani Wedhana Polres Indramayu pada Rabu (4/11/2026), polisi menetapkan dua orang tersangka, yakni FSS (31) yang merupakan tetangga korban, dan NW (28) warga Desa Tanjakan, Kecamatan Krangkeng. Keduanya kini menghadapi jeratan pasal pembunuhan berencana dan pencurian dengan kekerasan.
.
Bermula dari Servis Penangkal Petir
Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P. M. melalui Kasat Reskrim Polres Indramayu AKP Muchammad Arwin Bachar menjelaskan, peristiwa berdarah ini bermula pada Senin (2/11/2026) sekitar pukul 08.30 WIB. Tersangka FSS mendatangi rumah korban untuk memperbaiki tiang penangkal petir atas permintaan korban seminggu sebelumnya.
.
Selesai memperbaiki tiang di halaman, korban meminta bantuan FSS untuk memasang gantungan tasbih di dalam musala rumahnya. Saat korban sedang lengah memperhatikan hasil kerjaan tersebut, FSS tiba-tiba memukul kepala korban dari belakang menggunakan palu secara bertubi-tubi hingga korban terjatuh.
.
“Saat itu korban sempat berteriak meminta pertolongan. Karena takut ketahuan, tersangka langsung membekap mulut korban menggunakan telapak tangan kirinya hingga korban tengkurap. Tersangka FSS kemudian kembali memukul korban menggunakan palu sebanyak dua kali ke arah belakang kepala hingga korban tidak bernapas,” ujar AKP Arwin didampingi Kasi Humas AKP Tarno.
.
Melibatkan Rekan untuk Buang Jasad
Usai memastikan korban tewas, FSS membersihkan bercak darah di lantai lalu menghubungi rekannya, NW, dengan modus meminta ditemani ke Cirebon. Begitu tiba di lokasi, NW terkejut setelah FSS mengaku telah membunuh korban.
.
Meski sempat menolak dan berniat kabur, NW akhirnya menyerah di bawah tekanan FSS dan bersedia membantu mengevakuasi jasad korban. Tubuh korban kemudian ditutup menggunakan kain seprai kasur sebelum digotong dan dimasukkan ke dalam kursi belakang mobil Mitsubishi Xpander milik korban bernomor polisi E 1766 RV.
.
Untuk menghilangkan jejak, para pelaku membawa mobil tersebut ke wilayah sepi di Desa Cikawung, Kecamatan Terisi, lalu membakarnya bersama jasad korban di dalamnya. Berkat penyelidikan cepat dan pemeriksaan tujuh orang saksi, tim Opsnal Satreskrim Polres Indramayu berhasil membekuk kedua pelaku dalam waktu kurang dari 24 jam.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses