KENDAL– MEDIANASIONAL.ID-Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kendal memulai operasi penanganan bencana kekeringan dengan menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat terdampak di Kabupaten Kendal. Distribusi perdana dilaksanakan di Dusun Pilangsari, Desa Sidodadi, Kecamatan Patean, Rabu (22/7) kemarin, sebagai upaya membantu warga memenuhi kebutuhan air bersih selama musim kemarau.
Pada penyaluran tahap awal tersebut, PMI Kabupaten Kendal mendistribusikan sebanyak 10.000 liter air bersih melalui dua kali pengiriman menggunakan mobil tangki. Bantuan itu menjangkau 48 kepala keluarga atau 198 jiwa yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih akibat kekeringan.
Proses distribusi dilakukan dengan berkoordinasi bersama pemerintah desa dan instansi terkait agar penyaluran bantuan tepat sasaran serta dapat diterima masyarakat yang paling membutuhkan.
Ketua Umum PMI, Jusuf Kalla, menegaskan bahwa operasi penanganan kekeringan akan dilaksanakan secara berkelanjutan di berbagai daerah di Indonesia sebagai bentuk komitmen PMI dalam membantu masyarakat menghadapi dampak musim kemarau.
“Kita akan operasi 10 bulan dengan target 1 juta kubik air untuk masyarakat di seluruh Indonesia,” ujar Jusuf Kalla dalam siaran persnya.
Menindaklanjuti arahan tersebut, PMI Kabupaten Kendal akan terus melakukan pemantauan terhadap wilayah-wilayah yang mengalami kekeringan. Distribusi bantuan air bersih akan disesuaikan dengan tingkat kebutuhan masyarakat di lapangan agar pelayanan kemanusiaan dapat berjalan secara optimal.
Selain menyalurkan air bersih, PMI Kabupaten Kendal juga akan memberikan layanan kesehatan melalui kegiatan Promosi Kesehatan (Promkes). Program tersebut meliputi edukasi perilaku hidup bersih dan sehat, penggunaan air bersih secara bijak, serta pencegahan penyakit yang berpotensi muncul selama musim kemarau.
Ketua PMI Kabupaten Kendal, Achmad Ircham Chalid menyatakan bahwa pelayanan yang diberikan tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan air bersih, tetapi juga bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan di tengah kondisi kekeringan.
“Kami akan terus memantau perkembangan kondisi di lapangan dan memastikan bantuan air bersih serta layanan kesehatan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya, Sabtu (25/7/26).
Dalam pelaksanaan operasi perdana ini, PMI Kabupaten Kendal melakukan koordinasi penentuan titik distribusi, mobilisasi personel, penyaluran air bersih, hingga pelaporan kepada pimpinan PMI Kabupaten Kendal dan Posko PMI Jawa Tengah. Kegiatan tersebut melibatkan satu staf dan satu relawan PMI Kabupaten Kendal.
PMI Kabupaten Kendal berharap operasi kemanusiaan ini dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar akan air bersih sekaligus mengurangi dampak kekeringan yang diperkirakan masih berlangsung selama musim kemarau. PMI juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung aksi kemanusiaan agar semakin banyak warga terdampak yang dapat merasakan manfaat pelayanan PMI.(#)




