Pesan Sejuk SPDB Pangeran Edward Syah Pernong : Tetap Tenang, Jaga Persatuan, Sampaikan Aspirasi dengan Tertib dan Damai

Bandar Lampung155 Dilihat

Bandar Lampung, medianasional.id – Sebagai bagian dari anak bangsa dan salah satu pemangku adat di bumi Lampung, saya menyampaikan keprihatinan mendalam atas situasi gejolak Negara kita Republik Indonesia yang saat ini tengah menjadi perhatian bersama.

Hak rakyat untuk menyuarakan pendapat adalah roh dari demokrasi. Aspirasi yang lahir dari kegelisahan masyarakat harus dihargai sebagai bentuk kepedulian terhadap perjalanan bangsa. Namun, saya mengingatkan dengan penuh kerendahan hati, perjuangan itu akan lebih bermakna bila ditempuh dengan cara yang bermartabat, damai, dan tidak terjebak pada tindakan yang anarkis, karena jalan kekerasan hanya akan menambah luka, bukan menghadirkan solusi.

Tuntutan rakyat terkait pengesahan Undang-Undang Perampasan Aset, dan kegelisahan atas perilaku sebagian pejabat, adalah suara hati yang tidak boleh diabaikan. Para pejabat publik hendaknya menghadirkan keteladanan moral, kepekaan, dan empati, karena seorang pemimpin sejatinya adalah mereka yang sanggup merasakan denyut nadi penderitaan rakyatnya.

Bangsa ini didirikan dengan cita-cita luhur, menghadirkan keadilan dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat, bukan hanya untuk kelompok atau golongan tertentu. Maka, saya menyerukan agar setiap pemangku kekuasaan menjadikan momen ini sebagai refleksi untuk berbenah, mengevaluasi diri, dan kembali meneguhkan komitmen bahwa Indonesia adalah rumah bersama, tempat rakyat menemukan pengayoman, bukan beban yang kian memberatkan.

Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah rumah besar yang harus terus kita jaga dengan semangat persatuan, kebersamaan, dan gotong royong. Segala dinamika yang terjadi di tengah masyarakat hendaknya tidak membuat kita tercerai-berai, tetapi justru menjadi pengingat bahwa perbedaan pandangan harus ditempatkan dalam bingkai persaudaraan.

Sebagai bangsa yang besar, kita memiliki kearifan lokal, adat, dan budaya yang selalu mengajarkan keseimbangan, tenggang rasa, dan musyawarah. Nilai-nilai inilah yang sepatutnya kita kedepankan agar bangsa ini tetap berdiri kokoh menghadapi segala ujian.

Saya mengajak seluruh masyarakat untuk tetap tenang, berpikir jernih, dan mengedepankan dialog yang sehat. Mari kita hindari ujaran yang berpotensi menimbulkan perpecahan, serta bersama-sama menjaga ruang publik agar tetap teduh dan penuh rasa hormat.

Pada prinsipnya, kita sangat mendukung masyarakat untuk menyampaikan aspirasi yang memang dilindungi oleh undang-undang. Namun tentu, aspirasi tersebut harus disampaikan dengan cara yang bijaksana, sesuai aturan, dan tidak terprovokasi oleh tindakan anarkisme, perusakan fasilitas umum, maupun hal-hal yang dapat merugikan masyarakat luas.

Sejalan dengan apa yang telah disampaikan oleh Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, kita semua perlu meningkatkan kewaspadaan. Sebab, mulai tampak adanya indikasi upaya makar maupun penunggangan kepentingan terhadap gejolak yang tengah terjadi. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk bersikap cermat, jeli, dan arif dalam menentukan langkah ketika menyampaikan aspirasi.

Khusus kepada adik-adik mahasiswa dan seluruh elemen masyarakat, saya berpesan silakan sampaikan aspirasi dengan tertib, penuh tanggung jawab, dan tetap dalam koridor hukum. Namun ingatlah untuk selalu waspada, jangan sampai terpancing, apalagi terjebak dalam tindakan-tindakan anarkisme yang justru dapat merugikan diri sendiri, masyarakat, dan bangsa.

Kita semua memiliki tanggung jawab yang sama untuk menjaga marwah bangsa. Saya percaya, dengan niat baik, tekad yang kuat, serta semangat kebersamaan, Indonesia akan senantiasa mampu melewati masa-masa sulit dan kembali menatap masa depan dengan penuh harapan

 

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses