Pemalang, medianasional.id | Desa Penggarit, yang terletak di Kabupaten Pemalang, baru-baru ini menjadi tuan rumah bagi perwakilan Dewisnu Provinsi Jawa Tengah. Rombongan yang terdiri dari Sekretaris Dewisnu Jateng dan Kepala Dewisnu Kabupaten Pemalang ini melakukan kunjungan pada Rabu, 27 Februari 2025 dengan tujuan untuk menggali lebih dalam potensi desa dalam dua bidang penting, pengelolaan sampah yang ramah lingkungan dan pengembangan pariwisata yang berkelanjutan.
Kunjungan tersebut disambut dengan hangat oleh Sekretaris Desa Penggarit, Bapak Isrorudi, yang dengan antusias memaparkan berbagai capaian desa dalam hal pengelolaan sampah. Menurut beliau, Desa Penggarit telah berkomitmen untuk menjaga keberlanjutan lingkungan dengan mengelola sampah secara efektif, sebuah langkah yang sangat penting untuk menjaga kelestarian alam sekaligus mendukung kualitas hidup masyarakat.
Tak hanya soal lingkungan, diskusi juga berfokus pada potensi wisata desa yang tak kalah menarik. Desa Penggarit memiliki berbagai daya tarik yang siap menyambut wisatawan, mulai dari wisata religi hingga peternakan kambing yang bisa menjadi agrowisata edukatif. Ketua Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Penggarit turut berbicara tentang potensi pariwisata yang ada, antara lain:
– Wisata Religi: Makam Pangeran Benowo yang sarat nilai sejarah dan spiritual.
– Wisata Alam: Keindahan alam di Benowo Park serta kebun buah mangga, jambu, dan anggrek yang menyegarkan mata.
– Wisata Kuliner Tradisional: Ragam kuliner khas yang memanjakan lidah, menyajikan cita rasa autentik daerah.
– Wisata Offroad: Jalur offroad yang menantang, cocok bagi para penggemar petualangan.
– Peternakan Kambing: Destinasi agrowisata yang menawarkan pengalaman langsung kepada wisatawan.
Dengan berbagai jenis wisata yang dimiliki, Desa Penggarit semakin siap untuk berkembang menjadi desa wisata unggulan di Kabupaten Pemalang. Kehadiran Dewisnu Jateng dalam kunjungan ini tentunya memberikan dukungan moral dan teknis dalam mewujudkan potensi wisata yang ada.
Dalam kesempatan tersebut, perwakilan Dewisnu Jateng memberikan apresiasi yang tinggi terhadap komitmen dan inovasi Desa Penggarit dalam mengelola sampah dan mengembangkan pariwisata berbasis potensi lokal. Diharapkan, sinergi antara Dewisnu Jateng dan Desa Penggarit dapat terus terjalin, membuka peluang baru bagi pengembangan desa wisata yang berkelanjutan, dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.
Dengan segala potensi yang dimilikinya, Desa Penggarit menunjukkan bahwa desa-desa di Jawa Tengah memiliki banyak peluang untuk berkembang secara mandiri, dengan tetap menjaga kelestarian alam dan memberikan manfaat bagi masyarakat setempat. Kunjungan ini bukan hanya sekadar langkah pertama, tetapi juga sebuah harapan untuk masa depan yang lebih cerah bagi Desa Penggarit dan sekitarnya.(*)





