KENDAL–MEDIANASIONAL.ID- Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kendal memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Kendal Paragliding Cross Country Championship (KPXC) 2026 yang digelar di kawasan wisata Curug Sewu, Kecamatan Patean, Kabupaten Kendal, Kamis (6/8/2026). Kejuaraan yang memperebutkan Piala Bupati Kendal ini menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Jadi ke-421 Kabupaten Kendal sekaligus memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Dengan dukungan tersebut, wisata Curug Sewu kini makin siap menjadi destinasi wisata Paragliding atau paralayang kelas dunia.
Perhutani komitmen kembangkan potensi wisata berbasis hutan berkelanjutan
Administratur (ADM) KPH Kendal, Muhadi, mengatakan dukungan Perhutani merupakan bagian dari komitmen dalam mengembangkan potensi wisata berbasis hutan secara berkelanjutan. Menurutnya, sinergi antara Perhutani, pemerintah daerah, pengelola wisata, dan masyarakat akan memberikan manfaat besar bagi pelestarian hutan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Muhadi menjelaskan, kerja sama pengelolaan wisata alam mampu memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat sekitar hutan. Selain membuka peluang usaha baru, kegiatan wisata juga mendorong tumbuhnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dengan tetap mengedepankan kearifan lokal.
“Harapan kami, selain meningkatkan perekonomian masyarakat, keberadaan wisata ini juga dapat menambah pendapatan Perhutani melalui kemitraan dengan pengelola wisata Curug Sewu. Kami juga berpesan agar keamanan hutan tetap dijaga, jangan sampai terjadi kerusakan. Mari kita rawat keasrian hutan di lokasi ini agar menjadi daya tarik wisatawan,” ujar Muhadi.
Ia menambahkan, kawasan wisata Curug Sewu tidak hanya berfungsi sebagai destinasi rekreasi, tetapi juga dapat menjadi sarana edukasi lingkungan bagi masyarakat, khususnya pelajar. Menurutnya, pengenalan ekosistem hutan sejak dini penting untuk menumbuhkan kepedulian dan kecintaan generasi muda terhadap alam.
“Melalui kerja sama wisata alam ini, kami berharap terjalin sinergi yang kuat antara Perhutani, pengelola, pemerintah, dan masyarakat dalam menjaga kelestarian hutan sekaligus meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat sekitar,” tambahnya.

Kejuaraan KPXC 2026 juga semakin semarak dengan keikutsertaan atlet paralayang dari berbagai daerah di Indonesia serta atlet mancanegara asal India dan Swiss. Kehadiran peserta internasional menjadi bukti bahwa ajang olahraga dirgantara di Kabupaten Kendal mulai mendapat perhatian komunitas paralayang dunia.
Bupati Kendal sambut baik KPXC 2026
Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, yang secara resmi membuka kejuaraan tersebut menyampaikan apresiasi kepada panitia, peserta, dan seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya penyelenggaraan KPXC 2026.
“Saya menyambut baik dan mendukung penyelenggaraan Kendal Paragliding Cross Country Championship 2026. Kehadiran peserta dari berbagai daerah, bahkan dari India dan Swiss, menjadi kebanggaan sekaligus penyemangat bagi Kabupaten Kendal untuk terus berkembang,” kata Dyah.
Kali pertama Kendal jadi tuan rumah kejuaraan paralayang lintas alam berskala nasional
KPXC 2026 mempertandingkan empat kategori, yakni Sport Class Putra, Sport Class Putri, Fun Class, dan Beregu. Menurut Bupati, penyelenggaraan kejuaraan ini menjadi momentum bersejarah karena untuk pertama kalinya Kabupaten Kendal menjadi tuan rumah kejuaraan paralayang lintas alam berskala nasional dengan partisipasi atlet mancanegara.
“Paralayang bukan sekadar olahraga ekstrem, tetapi juga memberikan pengalaman menikmati keindahan alam dari sudut pandang yang berbeda. Curug Sewu memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata olahraga dirgantara,” ujarnya.
Dyah menegaskan bahwa aspek keselamatan menjadi prioritas utama selama pelaksanaan kejuaraan. Seluruh peserta didampingi tim profesional bersertifikat dan menggunakan perlengkapan terbang yang telah memenuhi standar keamanan internasional. Ia juga berharap ajang ini mampu melahirkan atlet-atlet paralayang berprestasi sekaligus meningkatkan kunjungan wisata ke Kabupaten Kendal.

Curug Sewu destinasi unggulan wisata paralayang
Sementara itu, Ketua Panitia KPXC 2026, Acmad Sutrisno, mengatakan kejuaraan ini menjadi langkah awal memperkenalkan Curug Sewu sebagai destinasi unggulan wisata paralayang di Indonesia. “Kami berharap KPXC dapat menjadi agenda tahunan yang mampu menarik lebih banyak atlet dan wisatawan, sehingga memberikan dampak positif bagi perkembangan olahraga dirgantara dan perekonomian masyarakat Kabupaten Kendal,” pungkasnya.(#)





