Bantul, medianasional.id – Patung primitif yang dulu sempat boming ternyata sampai saat ini masih aktif produksi, dan siap melayani konsumen, sedangkan untuk pemesan dari konsumen pulau Dewata, walaupun jumlahnya sudah tidak seperti dulu sebelum bom Bali, namun sampai saat ini masih eksis.
pengrajin Patung Primitif Harjito saat di wawancarai wartawan medianasionl.id.di rumah produksi Kayen, Sendangsari, Pajangan menjelaskan, meski sudah tidak seperti pada empat belas tahun silam waktu jaya jayanya produksi patung primitif di Bantul. Alhamdulillah sampai saat ini kita masih mampu bertahan.
“Patung primitif produk kami sampai saat ini kita masih melayani pemesan dari pulau Bali,sedangkan untuk harga kita menyesuaikan dengan ukuran dan model,” ujarnya.
Selain produk patung primitif,juga bisa melayani jenis patung yang lain atau ukir ukiran ataupun jenis kerajinan kayu yang lain, sewaktu masa pandemi covid 19 produksi kami tetap jalan.
Semoga di tahun 2025 nanti produk kerajinan bisa kembali baik, sehingga bisa meningkatkan perekonomian, harapnya.
“Untuk sementara produksi masih saya kerjakan sendiri sedangkan untuk finishing di bantu oleh istri dan kedua anak saya, tapi bila orderan banyak kita biasanya juga di bantu tetangga,” imbuhnya.
(Widayat)






