Pemkab Raja Ampat Segera Lakukan Kajian dan Riset Perubahan Fungsi Cagar Alam Menjadi Taman Nasional

Papua230 Dilihat

 

Kepala Dinas Pariwisata Raja Ampat,Yusdi Nurdin Lamatenggo. (foto: Zainal)

Raja Ampat, medianasional.id- Sesuai rekomendasi dan tindak lanjut lokakarya untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan di kabupaten Raja Ampat. Saat ini,Pemerintah kabupaten (Pemkab) Raja Ampat bekerjasama dengan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Papua Barat  dan pihak terkait lainnya,tengah fokus merencanakan perubahan fungsi kawasan Cagar Alam menjadi Taman Nasional,tujuannya untuk mempermudah akselerasi pembangunan agar lebih mudah didorong untuk menjadi kawasan wisata.

Pernyataan tersebut disampaikan Kepala Dinas Pariwisata Raja Ampat,Yusdi Nurdin Lamatenggo kepada kepada awak media saat ditemui dikantornya,Senin (1/4/19) sore.

Dijelaskan,untuk merubah kawasan tersebut,perlu dibentuk tim perencanaan ruang dan pembangunan yang berkelanjutan dan usulan perubahan fungsi Cagar Alam menjadi Taman Nasional.

Untuk itu,pihaknya (Pemkab Raja Ampat) perlu menggelar rapat atau pertemuan lanjutan dengan BKSDA dan pihak terkait lainnya.

“Kita rapatkan untuk membentuk tim untuk segera dilakukan kajian,riset atau penelitian dilokasi-lokasi yang dimaksud,untuk memastikan apakah kawasan tersebut sudah siap untuk dijadikan sebagai Taman Nasional,” kata Yusdi.

Menurutnya,jika hasil kajian dan riset serta dukungan masyarakat menentukan bahwa fungsi kawasan layak untuk di rubah menjadi Taman Nasional,maka Pemkab Raja Ampat akan membuat dokumen yang lengkap dan diajukan ke Kementerian  Lingkungan Hidup dan Kahutanan di Jakarta.

Yusdi mengaku, jika perubahan fungsi Cagar Alam disetujui menjadi Taman Nasional pihak BKSDA Papua Barat siap membantu untuk mengelola kawasan tersebut. Pasalnya,kata dia,dengan perubahan fungsi kawasan Cagar Alam menjadi Taman Nasional akan meningkatkan perekonomian daerah kabupaten Raja Ampat.

“Jika semua pihak bersinergi untuk mendorong perubahan kawasan Cagar Alam hutan Raja Ampat menjadi Taman Nasional,saya optimis itu akan terwujud,” pungkasnya. (Zainal)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses