Pemkab Pasaman Barat Serahkan Aset untuk Pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi ke Kemendikdasmen

Jakarta106 Dilihat

Jakarta, medianasional.id – Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat menyerahkan aset untuk pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Pembangunan sekolah tersebut direncanakan mulai November 2026 dengan perkiraan anggaran awal Rp340 miliar.

Penyerahan aset ditandai dengan penandatanganan Berita Acara Serah Terima Aset oleh Bupati Pasaman Barat, Yulianto, didampingi Kepala BKPSDM Yandra dan Kepala Dinas Pendidikan Imter Pedri, di Hotel Aston Bintaro, Jakarta, Rabu (15/10).

Langkah ini dilakukan setelah proses pemecahan sertifikat lahan seluas 20 hektare dari sertifikat induk selesai. Lahan tersebut disiapkan sebagai lokasi pembangunan SNT di Kabupaten Pasaman Barat.

Tim Teknis Kemendikdasmen, Riqsal, menyampaikan bahwa pembangunan sekolah ditargetkan dimulai pada November 2026. Dengan rencana tersebut, SNT Pasaman Barat diharapkan sudah dapat memulai kegiatan belajar mengajar pada Juni 2027.

Sekolah Nasional Terintegrasi merupakan program sekolah unggulan nonasrama yang digagas Kemendikdasmen untuk memperluas akses terhadap pendidikan berkualitas dan mendorong pemerataan layanan pendidikan di berbagai daerah.

Program ini dirancang untuk mengintegrasikan pendidikan jenjang SMP hingga SMA/SMK dalam satu ekosistem pembelajaran berkelanjutan, mulai kelas VII hingga XII. Kurikulumnya mengacu pada kurikulum nasional yang diperkaya dengan pendekatan global, sains, teknologi, rekayasa, dan matematika (Science, Technology, Engineering, and Mathematics atau STEM), serta pengembangan potensi unggulan daerah.

Untuk mendukung pembelajaran yang lebih efektif dan personal, jumlah peserta didik direncanakan dibatasi maksimal 20 siswa per kelas.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses