medianasional.id, Lombok Barat – Pendidikan berbasis Al-Qur’an menjadi sorotan utama Wakil Bupati Lombok Barat, Hj. Nurul Adha, dalam upaya mencetak generasi unggul dan mendorong kemajuan daerah. Hal ini disampaikan dalam wawancara di MI Lombok Islamic School Desa Batu Kumbung Lingsar Lobar, (19/6/2025).
Menurut Wabup Nurul Adha, mengajarkan dan menghafal Al-Qur’an adalah fondasi utama untuk membentuk generasi terbaik. “Cara kita menjadi generasi terbaik, lembaga pendidikan terbaik adalah mengajarkan Al-Qur’an,” tuturnya. Ia menekankan bahwa anak-anak yang belajar dan menghafal Al-Qur’an akan menjadi generasi terbaik dan meraih kesuksesan di masa depan.
Nurul Adha juga menyerukan optimisme kepada para orang tua. “Mari bangun optimisme sebagai orang tua, insyaallah anak-anak akan menemukan kesuksesan, menjadi generasi sukses masa depan mereka,” ajaknya.
Lebih lanjut, Wakil Bupati Lobar mengungkapkan komitmen Pemkab Lombok Barat dalam mendukung lembaga pendidikan agama. Ia bersama Bupati Laz telah menyusun daftar lembaga pendidikan, termasuk pondok pesantren, berdasarkan kualifikasi dan jumlah santri.
“Insyaallah semua harus di sentuh bantuan,” tegasnya. “Sistem nanti yang berbicara bahwa semua pondok pesantren harus mendapat sentuhan dari APBD, apakah sedikit atau besar, tapi kami jamin semua supaya dapat bantuan dari APBD sebagai Kabupaten Lombok Barat.” Ini menunjukkan pemerataan dukungan finansial bagi pondok pesantren di wilayah tersebut.
Nurul Adha menyoroti kontribusi besar lembaga pendidikan, termasuk Lombok Islamic School, dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan mengentaskan kemiskinan di Lombok Barat. “Dengan adanya lembaga pendidikan Lombok Islamic School berkontribusi kepada Lombok Barat untuk meningkatkan rata-rata lama sekolah, untuk mengentaskan kemiskinan dan bisa kita putus dengan pendidikan,” jelasnya.
Ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh lembaga pendidikan di Lombok Barat yang memiliki kontribusi besar terhadap IPM dan kemajuan daerah. “Kalau disertai dengan lembaga pendidikan berbasis Al-Qur’an akan berkah Lombok Barat,” tambahnya, menegaskan keyakinannya akan dampak positif pendidikan agama.
Sementara itu, Pimpinan yayasan Ponpes MI Lombok Islamic School, Dr. H. M. Asrorudin menjelaskan bahwa Wisuda Tahfiz Juz 30 angkatan ke-4 yang baru saja dilaksanakan merupakan salah satu program unggulan mereka. “Setiap anak kelas 1, satu tahun harus hafal 1 Juz,” terang Ketua Yayasan, menunjukkan target ambisius namun terukur yang ditawarkan kepada orang tua. Angkatan ke-4 ini berhasil mewisuda lebih dari 40 penghafal Juz 30.

Selain tahfiz, sekolah ini juga fokus pada pengembangan sains, matematika, dan bahasa Inggris. “Sains, Matematika targetnya olimpiade. Bahasa Inggris targetnya bisa conversation setiap hari,” paparnya, mengindikasikan kurikulum yang holistik.
Sebuah terobosan menarik adalah kolaborasi dengan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Sebagai Ketua IKA UIN Malang NTB, “Setiap alumni MI Lombok Islamic School gratis kuliah minimal hafalan 5 Juz. Kalau yang 30 Juz, fakultas apapun gratis, dan itu kita sudah kerja sama dengan Rektor.” Ini adalah peluang emas bagi para tahfiz untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Pihak sekolah menaruh harapan besar kepada Wakil Bupati, Hj. Nurul Adha. “ini latar belakangnya santri, penggiat pendidikan. Saya sangat optimis Wabup memajukan pendidikan di Lobar,”tutupnya






