Pelaku Perampokan Karyawati BRI Link di Lampung Timur Terungkap

Lampung Timur639 Dilihat

Lampung Timur, medianasional.id – Pelaku perampokan BRI-Link di Desa Tambah Subur, Kecamatan Way Bungur, Lampung Timur telah berhasil ditangkap bahkan dilumpuhkan oleh anggota kepolisian.

Pelaku ditangkap bukan hanya merampok uang sebesar Rp50 juta, mirisnya karyawati BRI LINK bernama Lely Agustin (22) juga ditembak olehnya tepat di kepala hingga tewas.

Atas peristiwa ini, menimbulkan simpati di masyarakat, hingga akhirnya menjadi atensi Kapolda Lampung dan memerintahkan anggotanya untuk menangkap pelaku hidup atau mati. Ratusan pelayat pun mengiringi Pemakaman Lely Karyawan BRI Link.

Lantas, siapa sebenarnya pelaku perampokan ini. Berdasarkan informasi identitas dan bagaimana pelaku bisa berada di Lampung Timur.

Dari informasi yang, diketahui bahwa pelaku bernama Afdian Saputra (33). Ia adalah warga Desa Cahya Maju Dusun I RT I Kecamatan Lempuing Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan.

Afdian Saputra merupakan penjahat kambuhan dan terlibat berbagai tindak pidana perampokan dan begal di beberapa wilayah di Sumatera dan Jawa.

Informasi yang didapat, Afdian adalah pelaku yang membegal pengendara NMax dan menembak korbannya hingga tewas pada (16/1/2022) yang lalu.

Selain itu ia pernah dipidana dengan kasus perampokan dan melarikan diri dari Lembaga permasyarakatan di Kabupaten Kendal Jawa Tengah.

Afdian, Tinggal di Lampung Timur karena
Pelaku pernah menikahi seorang wanita berinisial ID (28) asal Desa Tegal Ombo, Way Bungur dan tinggal bersama di rumah ID.

Tetangga sekitar juga membenarkan bahwa ID menikah dengan seseorang asal Palembang, namun mereka tidak mengetahui apa pekerjaan suaminya.

Pernikahan ID dan pelaku kandas dan keduanya berpisah. ID sendiri merantau ke daerah Batam dan rumah ditinggalkan kosong.

Paska kejadian perampokan, salah seorang tetangga yang berada di dekat rumah ID mengetahui pelaku kembali ke rumah itu namun hanya sebentar.

“Cuma sebentar, kayaknya cuma mandi trus pergi lagi”, ujarnya.

“Iya benar bawa motor warna merah, celana pendek,” imbuhnya kepada Wartawan.

Polisi terus mengumpulkan berbagai bukti di tempat kejadian perkara, beberapa bukti yang berhasil dikumpulkan sandal yang dipakai pelaku saat melakukan aksinya dan selongsong peluru dari pistol yang dipakai menembak Lely Agustin.

Keberadaan pelaku berhasil diketahui, polisi mengejar ke wilayah Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan.

Saat akan ditangkap Afdian melakukan perlawanan dan menembak polisi yang hendak menangkapnya.

“Diawali baku tembak, pelaku menembak lebih dulu. Tentunya yang saya perhatikan keselamatan personel di lapangan. Atas perintah saya, untuk lakukan tindakan tegas dan terukur dan tidak boleh ragu,” kata Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Lampung Kombes Pol Reynold Hutagalung.

“Polisi kemudian membawa Pelaku ke rumah sakit untuk dilakukan penanganan medis, namun nyawa pelaku tidak tertolong,” tutupnya. (Redi)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses