Pelaku Pembunuhan Ibu Kandung di Bekuk Polisi

Sumatera991 Dilihat
Tanggamus – Warga dan aparat kepolisian mengamankan YD (23), pelaku pembunuhan terhadap ibu kandungnya di Dusun Batu Peti Pekon Ampai Kecamatan Limau Kabupaten Tanggamus, Jumat (8/9/17).
Kapolsek Limau Iptu Rukmanizar menuturkan kejadian memilukan tersebut dialami korban Siti Aminah (60) warga setempat yang terjadi sekitar jam 19.00 WIB.

Tindakan kepolisian yang telah dilakukan, lanjut Iptu Rukmanizar yakni membuat laporan polisi, mendatangi dan membuat sketsa gambar serta berita acara TKP, mengamankan pelaku, menyita BB, memeriksa saksi-saksi, memotret TKP dan korban, mendatangkan tim medis dan meminta visum.


Lokasi tempat terjadinya pembunuhan Ibu kandung oleh anaknya di rumah. Berdasarkan keterangan saksi-saksi, jenazah Siti Aminah awalnya ditemukan oleh saksi Rahmat Suseno (18). Saat itu Rahmat bertemu pelaku di jalan dusun setempat, dia curiga melihat tangan pelaku terdapat darah sehingga menolak saat diajak pelaku ke wilayah bawah.

“Atas dasar kecurigaan tersebut Rahmat kemudian mendatangi rumah pelaku dan melihat Siti Aminah telah tergeletak dengan luka leher bekas gorokan. Mengetahui hal tersebut Rahmat memberitahukan kepada temannya, Mitro (20). Lantas diteruskan warga lain dan warga menghubungi Polsek Limau”, ucap Kapolsek Limau.

Sementara berdasarkan keterangan pelaku, mulanya dia berada di dapur dan ibunya berada di ruang tamu sambil tiduran, lalu dia memanggil ibunya terjadilah percekcokan hingga terjadi peristiwa pembunuhan tersebut.

“Setelah ibunya tergeletak, pelaku pergi meninggalkan TKP, kemudian di jalan tidak jauh dari rumahnya pelaku bertemu saksi Rahmat. Saat ini pelaku berikut barang bukti yang dapat disita berupa sebilah golok panjang 30 cm bergagang kayu berikut sarung kayu, baju warna coklat, kain kebaya warna coklat berlumuran darah korban, sendal jepit sebelah kiri warna orange terdapat darah dan baju kaos biru serta celana Levis biru terdapat bekas darah milik pelaku ditahan di Polsek Limau guna penyidikan lebih lanjut”. (*Jum)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses