Peduli Nanda, Pemerhati Anak Angkat Bicara

Jawa Tengah332 Dilihat
Pemerhati anak kabupaten Brebes   M. Fatkhur Rozak

Brebes, medianasional.id – Kondisi Nanda bocah 11 tahun asal Salem kabupaten Brebes, menggugah kepedulian pemerhati anak, 03/07/2018.

Nanda Ika Faradila (11) gadis kecil yang seharusnya bisa seperti anak – anak pada umumnya, sekolah dan bermain, harus selalu dirumah karena kondisi fisik yang membuatnya tidak mampu melakukan semuanya.

Nanda Ika Faradila (11) Adalah anak dari Widiyati warga Gununglarang RT 02 RW 03 desa Gununglarang kecamatan Salem Kabupaten Brebes, single parent yang kesehariannya sebagai buruh pabrik dengan gaji pas pasan tidak mampu untuk membawa anaknya berobat.

Lima tahun Nanda mengidap penyakit yang  diduga sarap kejepit, sehingga tubuh nanda lebih kecil dari yang seharusnya, perkembangan nanda tidak sesuai dengan pertumbuhan yang seharusnya.

“Sudah sekira 5 tahun anak saya sakit, kakinya semakin kecil, sudah pernah di obati, tetapi karena keterbatasan biaya jadi kami bawa ke alternatif, tapi sampai sekarang belum ada tanda – tanda kesembuhan, cerita Widiyati pada Medianasional.”

Kata Widiyati, “Buat jalan masih bisa, tapi harus pelan – pelan, sejak sakitnya mulai lumayan, Nanda sudah tidak mau sekolah, karena malu pada teman – teman sekolahnya, Nanda sebenarnya anak yang pintar kata gurunya di sekolah, tetapi minder saja anaknya, jelas Widiyati ibu Nanda.”

Nanda Ika Faradila selamat lima tahun mengidap penyakit yang diduga sarap kejepit, sehingga kakinya semakin mengecil.

“Harapannya anak saya bisa sembuh, bagaimana caranya saya belum tahu, perhatian pemerintah sangat saya harapkan, pungkas Widiyati.”

Pemerhati anak kabupaten Brebes   M. Fatkhur Rozak, M.Pd angkat bicara mensikapi keadaan Nanda bocah malang karena tidak bisa seperti anak – anak yang lain.

Kata Rozak,” Kita akan langsung kroscek ke lapangan, melihat langsung kondisi Nanda di Salem, mudah – mudahan kami bersama teman – teman bisa bantu agar Nanda bisa sehat seperti anak yang lain.”

“Semoga nanti akan ada perhatian dari pemerintah dan dinas kesehatan untuk bisa membantu Nanda, pungkas Rozak.” (Abu)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses