Peduli Generasi Muda, Pemkab Tubaba Bersama Forkopimda Masuk Sekolah

TUBABA, Medianasional.id

Pemerintah Kabupaten Tubaba bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar sebuah kegiatan penuh makna bertajuk “Forkopimda Masuk Sekolah”, yang dilaksanakan serentak di sejumlah sekolah yang tersebar di tiga kecamatan: Tulang Bawang Tengah, Tumijajar, dan Gunung Agung.

Program ini bukan sekadar seremonial atau formalitas biasa. Ia adalah bentuk nyata dari kepedulian. Sebuah upaya menyentuh langsung hati para pelajar generasi penerus bangsa yang selama ini kerap merasa berjalan sendiri dalam sunyi.

Sebanyak 10 tim dibentuk dan disebar, dipimpin langsung oleh para pimpinan daerah, mulai dari Bupati, Wakil Bupati, Ketua dan Wakil Ketua DPRD, Kapolres, Kajari, hingga Dandim dan Penjabat Sekretaris Daerah. Setiap tim juga didampingi oleh kepala perangkat daerah serta tokoh undangan lainnya yang hadir sesuai penugasan.

Bupati Tubaba, Ir. Novriwan Jaya, S.P., memimpin Tim 1 dan hadir di MTs PSA Istiqomah Islamiyah, Panaragan, Kecamatan Tulang Bawang Tengah. Sementara Wakil Bupati Nadirsyah hadir bersama Tim 2 di SMP Islam Kreatif Alfath, Dayamurni, Kecamatan Tumijajar. Tak ketinggalan, Ketua DPRD, Kapolres, Kajari, serta jajaran Forkopimda lainnya pun tersebar di berbagai sekolah sesuai pembagian.

Kegiatan yang tampak sederhana ini sejatinya menyimpan makna mendalam. Sebuah simbol kehadiran dan kepedulian di tengah kecemasan akan generasi yang kian tergerus nilai-nilai moral. Di sela acara, hadir pula sosok penting perempuan Tubaba — Ketua TP-PKK, Ibu Novianti Novriwan, dan Ketua I TP-PKK, Ibu Ana Nadirsyah — yang turut menyemangati dan mendukung suksesnya program.

Dalam sambutannya yang penuh ketulusan, Bupati Novriwan menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah bentuk nyata kepedulian pemerintah dan Forkopimda terhadap dunia pendidikan, khususnya generasi muda yang kelak akan memegang estafet kepemimpinan daerah dan bangsa.

“Kami tidak ingin hanya memimpin dari kejauhan. Kami ingin hadir, menyapa, mendengarkan, dan memberi semangat. Generasi muda Tubaba harus tumbuh sebagai pribadi yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan,” ujar Bupati, dengan nada yang mencerminkan harapan sekaligus keprihatinan.

Sementara itu, Wakil Bupati Nadirsyah mengingatkan pentingnya peran pendidikan dalam membentuk karakter generasi. Ia menekankan bahwa pemerintah tidak akan lelah mendampingi proses ini, selama masih ada siswa yang mau belajar dan guru yang mau mendidik dengan sepenuh hati.

“Kami ingin kalian, anak-anak kami, menjauhi hal-hal negatif yang hanya akan menghancurkan masa depan. Teruslah belajar, jangan menyerah. Kami hadir bukan hanya hari ini, tapi untuk seterusnya,” ucapnya, menahan haru.

Program Forkopimda Masuk Sekolah bukan hanya menjadi kegiatan rutinitas atau agenda pemerintah daerah, melainkan momentum menyentuh — ketika pemimpin turun dari panggung kekuasaan dan masuk ke ruang kelas yang penuh cita-cita.

Tak ada gemerlap. Tak ada tepuk tangan panjang. Tapi di balik senyum malu para siswa, ada harapan yang pelan-pelan tumbuh. Harapan bahwa mereka tidak sendiri. Harapan bahwa negeri ini, sekecil apapun, masih peduli pada masa depan anak-anaknya.

Di tengah keterbatasan, Tubaba mencoba memberikan ruang bagi cahaya itu menyala. Dari papan tulis dan bangku kayu, sebuah masa depan sedang dibentuk perlahan, dalam senyap, namun penuh makna.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses