Pasien Meninggal, RSUD Ragab Begawe Caram (RBC) Mesuji Diduga Lalai

Mesuji1461 Dilihat

Mesuji, medianasional.id – Seorang balita anak pasangan dari Srianto (49) dan Karwiah (38), warga Desa Muara Tenang Timur, Kecamatan Tanjung Raya, meninggal dunia diduga akibat telat mendapat penanganan dari petugas medis RS plat merah itu.

Bahkan ironisnya lagi, setelah pasien meninggal keluarga tidak mendapat pelayanan mobil ambulans untuk mengantar jenazah ke rumah duka.

Peristiwa naas itu terjadi pada Rabu, 04 September 2024, saat balita berinisial AC dalam kondisi sakit dan dibawa ke puskesmas setempat. Namun dari pihak puskesmas dirujuk ke RSUD RBC Mesuji.

“Bapak cepat bawa ke Rumah Sakit (RSUD RBC), karena anak ini sudah kehabisan cairan, kalau sudah sampai, bilang saja BPJS lagi diurus,” ucap Ngadi paman korban, menirukan petugas Puskesmas.

Sesampainya di RSUD RBC, kata Ngadi, keponakannya itu tidak segera dilakukan tindakan medis.

“Padahal kami sudah minta segera ditolong, tapi tetap tidak mendapat layanan medis yang semestinya” katanya.

Bahkan, dengan mata kepala sendiri, kata Ngadi, Ia melihat keponakannya itu hanya dipasang infus lalu dilepas lagi.

Baru, setelah melihat kondisi keponakannya tersenggal-senggal, pihak perawat menelepon dokter. Saat ditanya kenapa dokter lambat datang, kata Ngadi, salah satu petugas menjawab ketus.

“Pasien bukan ini aja mas, banyak pasien yang mau ditangani,” ujar Ngadi menirukan jawaban petugas RSUD tersebut.

Setelah lama menunggu, akhirnya dokter tiba, namun sayang, kata Ngadi, keponakannya sudah tidak tertolong.

Karena kondisi ekonomi dan situasi demikian, pihaknya minta bantu mobil ambulan RSUD RBC, untuk mengantar jenazah pulang.

Namun, itupun tidak bisa diakomodir karena penjelasan RSUD, ambulans tidak dicover BPJS. Akhirnya, Ngadi meminta tolong ke salah satu tokoh masyarakat setempat, untuk mengantar jenazah keponakannya pulang ke rumah duka.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mesuji, Kusnandar, saat diminta tanggapan mengenai hal tersebut, Kamis (5/9/2024), mengatakan akan melakukan investigasi.

“Ya, saya akan investigasi. Ini lagi ada kunjungan pj. Gubernur. Pulang dari sini (acara), saya ke rumah duka,” ujarnya, dilansir rilis.id.

Usai dari rumah duka dan investigasi internal di RSUD RBC Mesuji, Kusnandar berjanji akan menyampaikan penjelasan terkait hal tersebut.

Kepada Kementerian Kesehatan RI diminta agar melakukan meninjauan sarana dan prasarana maupun SDM di RSUD RBC Mesuji, karena RS tersebut merupakan salah satu RS rujukan utama masyarakat Provinsi Lampung yang berbatasan dengan Provinsi Sumatera Selatan.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses