Pasca Penembakan Pesawat Trigana Air, Aparat Tingkatkan Pengamanan di Bandara Yahukimo

Papua251 Dilihat

Jayapura, medianasional.id – Hingga saat ini Aparat Gabungan terus melakukan peningkatan pengamanan pasca peristiwa penembakan Pesawat Trigana Air PK-YSC B737-500 yang terjadi di Area Bandara Nop Goliath Dekai, Kabupaten Yahukimo.

Hal itu disampaikan, Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo saat ditemui di Media Center, Senin (13/3/2023).

Dijelaskan, bahwa Pesawat Trigana Air PK-YSC B737-500 yang landing dan take off menuju Bandara Sentani membawa penumpang sebanyak 66 (enam puluh enam) orang, dan diketahui mendapat gangguan tembakan oleh OTK hingga menyebabkan 1 lubang di bagian bawah pesawat.

“Untuk situasi di Kota Dekai hingga saat ini telah kondusif dan berjalan aman, puluhan aparat gabungan TNI/Polri juga terus melakukan penyisiran dan pengamanan di area Bandara Nop Goliat Dekai walaupun belum adanya aktifitas penerbangan agar tidak kembali terjadi hal seperti demikian. Kami juga akan melakukan penebalan personel Brimob di Kabupaten Yahukimo dan akan segera kami geser,” kata Kabid Humas.

Lanjutnya, Tidak hanya itu, pengamanan yang di Bandara Nop Goliat Dekai dilakukan secara Terbuka dan tertutup meliputi area Penumpang, Parkiran Pesawat, Area Cargo dan Run way hingga diluar Area Pendaratan dan lepas landas di seberang sungai Brasa.

“Tentunya pengamanan yang kami lakukan ini melibatkan Personil Polres Yahukimo, Tim Lidik Satgas Damai Cartenz serta Personil TNI Kodim 1715 Yahukimo dan rencananya akan ditambah oleh 2 sst Brimob yang akan diterbangkan menuju Yahukimo untuk mengantisipasi serangan KKB terhadap pesawat yang akan beraktifitas nantinya,” terang Kabid Humas.

Kombes Pol. Ignatius Benny juga berujar, bahwa pasca kejadian tersebut aparat memeriksa 7 (tujuh) orang untuk dilakukan pemeriksaan (penyidikan) lebih lanjut. Namun diantara 7 orang, aparat telah memulangkan 6 (enam) orang karena tidak ada keterkaitan dengan kejadian penembakan dimaksud.

“Untuk 1 (satu) orang yang masih ditahan, diketahui keterlibatannya dalam Kelompok Kriminal Bersenjata yakni EG (23) yang tergabung dalam KKB KODAP XVI Pimpinan Kopi Tua Heluka Batalion Yamue,” ungkapnya. 

“EG saat ini masih dalam tahap pemeriksaan lebih dalam guna mengungkap siapa saja yang menjadi dalang pada peristiwa penembakan Pesawat Trigana Air PK-YSC B737-500 beberapa hari lalu,” pungkas Kabid Humas Polda Papua. (Zainal La Adala/medianasional.id)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses