Bantul, medianasionl.id – Bekerja sama dengan kementrian Kominfo Anggota DPR RI Dr. Sukmta dari Fraksi PKS bertempat di alun alun Triwidadi, adakan kegiatan Pagelaran Wayang Kulit Semalam Suntuk, dengan Ki Dalang Yusuf Anshor, dengan beber lakon “Wahyu Kamulyan” kegiatan tersebut juga merupakan sebagai rangkaian hari jadi Kalurahan Triwidadi ke 78, Minggu (25/8/2024).

Selain Dr. Sukmta selaku Anggota DPR RI, kegiatan tersebut juga di hadiri H.Sigit Nursyam Priyanto S.Si.,M.Ec.Dev.,Anggota DPRD DIY, Anggota DPRD Kabupaten Bantul, Nur Huda Waskita Yoga, Anton Susanto dari BPSDM Kominfo DIY,. Penewu Pajangan Danramil Pajangan Kapolsek Pajangan, lurah Triwidadi beserta pamong, serta tamu undangan.
Selaku lurah Triwidadi Slamet Riyanto dalam sambutannya memberikan ucapan terima kasih kepada Dr H Sukamta yang telah memberikan program di kelurahan Triwidadi, serta kepada karang taruna Asung Bakti dan semua yang terlibat dan turut serta membantu suksesnya dan kelancaran acara malam ini. Semoga dengan pementasan wayang kulit ini bisa meningkatkan kecintaan warga Triwidadi dengan potensi potensi yang ada di Kalurahan Triwidadi.
Hal tersebut juga sesuai dengan status Desa Mandiri Budaya, dengan meningkatkan empat pilar yang ada di antaranya adalah Desa Budaya, Desa Prima, Desa preuneur, Serta Desa Wisata.
Selain itu beliau juga berharap program program dari Dr. H. Sukamta bisa selalu di berikan kepada Kalurahan Triwidadi demi kamajuan perekonomian masyarakat, harapnya.
Anton Susanto dari BPSDM Kominfo Yogyakarta menyampaikan terima kasih kepada pemerintah Kalurahan Triwidadi yang telah memberikan sambutan yang luar biasa atas program dari Dr H Sukamta yang telah bermitra dengan kementrian Kominfo yaitu berupa pertunjukan rakyat yang pada malam hari ini di gelar pagelaran wayang kulit, dengan dalang muda Ki Yusuf Anshor, ini menunjukkan salah satu budaya di Yogyakarta sudah terwariskan kepada generasi penerus, ungkapnya.
Program pertunjukan rakyat yang di gelar pada malam hari ini merupakan yang ke-4, hal tersebut sebagai upaya untuk selalu melestarikan budaya, karena saat ini sudah banyak dari manca negara yang telah dengan fasih menggunakan bahasa Jawa dan juga kesenian kesenian dari Jawa, ungkap Dr H Sukamta Anggota DPR RI Fraksi PKS.
Dengan di adakannya pentas pentas budaya di harapkan mampu memberikan pengetahuan kepada generasi penerus.
“Semoga di sekolah Sekolah di seluruh DIY di adakan gerakan menggunakan bahasa Jawa, baik Jawa Ngoko, Jawa halus maupun Bahasa Kromo, meskipun hanya satu kali dalam seminggu, hal tersebut tentunya bisa meningkatkan kecintaan kita terhadap bahasa Jawa, dan tentunya saat menggunakan bahasa Jawa bisa mengurangi anak didik mengucapkan kata kata kasar, harapnya.
(Widayat)






