OJK Lampung Gandeng 1.000 Penyuluh Agama Guna Genjot Inklusi Syariah dan Berantas Pinjol Ilegal

Bandar Lampung65 Dilihat
BANDAR LAMPUNG, medianasional.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Lampung mengambil langkah masif untuk memperluas inklusi keuangan syariah sekaligus membentengi masyarakat dari ancaman kejahatan finansial. Bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Lampung dan Kantor Wilayah Kementerian Agama, OJK menggelar program edukasi keuangan syariah yang menyasar para penyuluh agama di daerah tersebut.
.
Sebagai aksi nyata, kegiatan ini mencetak sejarah dengan pembukaan serentak 1.000 tabungan perbankan syariah terintegrasi Kartu Tanda Anggota (KTA) serta 1.000 rekening saham syariah bagi para Penyuluh Agama Islam se-Provinsi Lampung.
.
Kepala OJK Provinsi Lampung, Otto Fitriandy, menyoroti adanya kesenjangan besar berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) Tahun 2026. Meski indeks literasi nasional mencapai 69,57 persen dan inklusi mencapai 93,61 persen, sektor syariah masih tertinggal jauh. Indeks literasi syariah baru berada di angka 43,07 persen dengan tingkat inklusi yang sangat rendah, yaitu 13,24 persen.
.
“Ini adalah sebuah paradoks di negara berpenduduk muslim terbesar di dunia. Di sinilah letak peran krusial 1.000 Penyuluh Agama Islam sebagai garda terdepan dan Agen Literasi Keuangan Syariah OJK untuk membawa dampak perubahan nyata,” ujar Otto dalam sambutan tertulisnya.
.
Selain memperkuat ekonomi syariah, para penyuluh agama ini dititipi misi besar untuk melindungi masyarakat dari gempuran judi online (judol), investasi bodong, dan jeratan pinjaman online (pinjol) ilegal. Lewat pembekalan ini, mereka diharapkan aktif menyisipkan edukasi prinsip 2L (Legal dan Logis) dalam setiap kegiatan dakwah, khutbah, maupun majelis taklim.
.
Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, mengapresiasi kolaborasi strategis ini. Pemerintah daerah berharap keterlibatan tokoh agama dapat menjadikan dakwah lebih adaptif, relevan, sekaligus mampu mendorong kemandirian ekonomi keluarga di tengah masyarakat Lampung.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses