Nyaris Jebol, BPBD Aceh Tamiang Tinggikan Tanggul Sungai Seruway

Aceh824 Dilihat

Aceh Tamiang, Medianusantara.id – Sebagai upaya mengantisipasi jebolnya tanggul sungai di Pekan Seruway Kecamatan Seruway Kabupaten Aceh Tamiang, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Tamiang melakukan gotongroyong, Minggu (19/1/2025).

Gotongroyong yang dipimpin langsung Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD setempat, Iman Suhery, S.STP bersama punggawanya melakukan penimbunan tanggul/benteng sungai.

Diketahui, akibat tanggul sungai Pekan Seruway ini jebol pada Minggu ke dua Oktober 2024 lalu, Kota Kecamatan Seruway ini menjadi lautan mini yang menyebabkan timbulnya kerugian besar bagi warga.

Saat tanggul benteng sungai jebol, jalan Kota Seruway berubah menjadi sungai baru yang mengalirkan arus air banjir yang sangat deras sekali.

“Gotong meninggikan tanggul yang saat itu jebol. Hal ini kami lakukan sebagai upaya penangkal datangnya musibah banjir akibat benteng penahan air jebol dibeberapa titik di pekan Seruway. Kita berusaha agar banjir seperti itu jangan sampai terulang lagi,” ungkap Iman Suhery.

Gotongroyong peningkatan peninggian tanggul sungai ini dilakukan BPBD Aceh Tamiang dengan menimbun menggunakan karung berisi tanah liat pada titik-titik tertentu yang dianggap fital dan rawan jebol, terutama pada bagian tanggul yang jebol pada Oktober 2024 lalu.

Dari amatan media ini, tanah timbun yang telah dimasukkan kedalam karung tersebut didatangkan kelokasi gotongroyong menggunakan mobil dumtruk milik BPBD.

Iman Suhery menyebutkan, sekira pukul 15.00 WIB pada 13 Januari 2015 yang baru lalu terlah terjadi ablasi Tanggul sungai di pekan Seruway yang beresiko terjadinya bencana banjir besar dipermukiman Kota Seruway.

Ablasi tersebut disebabkan debit air sungai yang tinggi karena intensitas hujan yang sedang sampai lebat di hampir seluruh Kecamatan dalam wilayah Kabupaten Aceh Tamiang dengan periode hujan yang cukup lama.

“Kondisi tebing tanggul yang landai menyebabkan kondisi tanah jenuh air sehingga menambah bobot tanah dan menurun kualitas daya ikat antar tanah mengakibatkan terjadinya Ablasi,” sebut Iman Suhery.

Lebih lanjut diungkapkan Iman, pihak BPBD bersama Dinas Damkar dan Penyelamatan beserta Satgas SAR Aceh Tamiang melakukan Gotong Royong Penimbunan Tanggul sebanyak 400 Goni Pasir guna mengantisipasi terhadap banjir susulan yang mengancam Warga Masyarakat Kampung Pekan Seruway khususnya dan Warga Masyarakat Kampung-Kampung lain disekitarnya.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses