foto: Ketua DPC PKB Kendal, M Makmun dan Ketua DPW PKB Jateng Gus Yusuf diskusi bareng Ketua PCNU Kendal, KH. Danial Royyan
KENDAL- medianasional.id- Dewan Pengurus Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC PKB) Kabupaten Kendal menggelar Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) tahun 2022 bertempat di Gedung DPRD Kabupaten Kendal, Kamis, (24/3/22).
Acara dibuka oleh Ketua Dewan Pimpinan Cabang PKB Kendal, Muhammad Makmun dan dihadiri oleh KH M Yusuf Chudlori Ketua DPW PKB Jawa Tengah, Ketua Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kendal, KH. Danial Royyan, Ketua GP Ansor Kendal, Misbahul Munir dan para pengurus DPC PKB Kendal.
Dalam sambutannya Ketua Dewan Pimpinan Cabang PKB Kendal, Muhammad Makmun mengatakan, ada sejumlah rekomendasi yang akan dibahas di Muskercab, yakni mulai dari konsolidasi internal hingga dukungan dalam pemilihan presiden mendatang.
Makmun juga bertekad untuk membesarkan PKB di Kendal dengan berbagai strategi politik, termasuk mengandeng NU untuk mempertahankan kemenangan PKB di Kendal.
Terkait perolehan kursi, Muhammad Makmun yang juga Ketua DPRD Kendal itu menegaskan pada Pemilu mendatang partainya menargetkan penambahan kursi di parlemen Kendal.
“Yang internal, kami akan terus lakukan konsolidasi dari tingkat kabupaten hingga desa. Dan yang tak kalah penting mendukung dan mengusung kader terbaik untuk Pemilu mendatang,” ungkap Makmun.
Dikegiatan yang sama, Ketua Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kendal, KH. Danial Royyan mencermati hanya PKB satu satunya partai politik di Indonesia yang mencantumkan kalimat Ahlu Sunnah wal Jamaah, oleh sebab itu ia berpesan menitipkan PKB di Kendal supaya dirawat dengan baik.
Itu menandakan, lanjut KH. Danial Royyan, PKB dilahirkan oleh Nahdhatul Ulama (NU), adapun kalau ada gesekan menurutnya dalam politik itu hal yang biasa.
“Kalau terjadi gesekan, harus dicarikan solusinya agar menghasilkan situasi yang kondusif di masyarakat,” pesanya.
Sementara KH M Yusuf Chudlori Ketua DPW PKB Jawa Tengah menyampaikan, karena Pemilu sudah didepan mata maka pihaknya meminta supaya PKB Kendal mulai berbenah dan memanaskan mesin politiknya.
Adapun terkait wacana penundaan Pemilu, menurut KH M Yusuf Chudlori yang akrab dipanggil Gus Yusuf mengatakan bahwasanya itu adalah wacana para elit politik, yang jelas pemerintah dan DPR telah menetapkan tanggal 14 Februari 2024 adalah waktu Pemilu dan Pilres.
“Persoalan nanti ada perubahan itu bukan domain kita. Ranah PKB di daerah adalah terus mempersiapkan, jadi kapanpun Pemilu digelar kita harus siap,” tandas Gus Yusuf.(AERO)






