Musabaqah Tilawatil Quran Tahun 2023, Pj Bupati Tubaba Berikan Perhatian Khusus

Tulangbawang Barat864742 Dilihat

TUBABA, Medianasional.id

Penjabat (Pj) Bupati Tulang Bawang Barat (Tubaba) Lampung Dr. Hj. Zaidirina meminta agar pondok pesantren yang ada di kabupaten setempat dapat bersama-sama mempersiapkan kafilah-kafilahnya saat Musabaqah Tilawatil Quran tahun 2023 yang akan datang.

Persiapan ini perlu dilakukan sejak dini karena biasanya MTQ tingkat provinsi akan digelar pada Oktober, November, atau Desember tahun 2023.

Tanggung jawab mempersiapkan kafilah tersebut menurutnya bukan hanya merupakan tugas salah satu pihak, misalnya pemerintah, pondok pesantren, atau para alim-ulama semata, namun merupakan tanggung jawab secara bersama-sama.

“Sebagai masyarakat Kabupaten Tulang Bawang Barat kita harus berupaya sekuat tenaga agar Tubaba ini mampu masuk dalam ranking, paling tidak 5 besar,”ungkapnya.

Persiapan sejak dini tersebut perlu dilakukan sehingga kafilah dari berbagai pondok pesantren atau lembaga pendidikan lainnya mampu mengharumkan nama Tubaba.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Transmigrasi Provinsi Lampung ini juga berharap, penggodokan kafilah-kafilah ke depan tidak lagi mengedepankan ego salah satu pihak.

Sebab yang dipentingkan adalah kafilah-kafilah yang memang benar-benar berkualitas dan mampu bertanding dengan kafilah lainnya.

“Saya tidak mau lagi ada alasan bahwa kafilah kita diambil orang, kafilah kita kurang pembinaan, atau alasan-alasan lainnya yang hanya sekadar alasan,”ungkapnya kepada Kabag Kesra Hi. Nurkholis Majid.

Menurutnya, pemilihan kafilah harus benar-benar terbuka dan benar-benar dipilih sesuai dengan kemampuannya.

“Jika memang memungkinkan kita juga akan mencari juri dari luar yang memang kelak dapat berkolaborasi dengan pondok pesantren dan alim ulama yang ada di Tulang Bawang Barat ini,” terang Zaidirina.

Zaidirina meyakini bahwa dengan kemampuan dari para kiyai-kiyai di Kabupaten Tulang Bawang Barat serta sumber daya manusia dari para santri akan mampu bersaing dengan kafilah dari berbagai kabupaten kota lainnya.

Karenanya ia berharap agar kelak seleksi kafilah benar-benar terbuka dan transparan. “Sebab yang kita harapkan adalah keberhasilan membawa harum nama kabupaten, bukan hanya sekedar meramaikan kegiatan,” papar Zaidirina lagi.

Khusus untuk kafilah-kafilah ini, Zaidirina akan memberikan perhatian khusus. Sehingga program tersebut dapat benar-benar berjalan.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses