Lombok Timur, NTB – Pemerintah Provinsi NTB baru saja bikin gebrakan lewat Program Desa Berdaya Tematik. Gak tanggung-tanggung, para Kepala Desa (Kades) penerima manfaat di Kabupaten Lombok Timur langsung diguyur bantuan dana segar sebesar Rp300 juta per desa! Dana ini siap dipakai buat nge-gas potensi lokal, mulai dari ketahanan pangan, tempat wisata keren, sampai bikin peluang usaha baru yang pastinya sustainable banget.
Antusiasme ini pecah banget waktu Kepala Dinas Kominfotik sekaligus Jubir Pemprov NTB, Dr. H. Ahsanul Halik (yang akrab dipanggil Aka), nongkrong santai bareng para Kades di Lombok Timur pada Sabtu (30/5/2026).
Nah, program keren ini sengaja menyasar desa-desa produktif yang punya potensi lokal juara agar bisa jadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di NTB. Penasaran dana Rp300 juta itu mau dibuat apa aja? Yuk, intip rencana kreatif para Kades millenial-mindset ini:
Masbagik Utara Baru (Fokus Local Food & Supply): Kades Khaerul Ihsan bakal memfokuskan dana ini untuk budidaya ikan nila lewat BUMDes. Serunya, ikan nila ini gak cuma dijual ke pasar lokal, tapi juga bakal di-supply buat kebutuhan bahan baku Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Kecamatan Masbagik. Support system-nya dapet banget!
Desa Sukamulia (Fokus Culinary Tourism): Kades Ismail menilai ini kesempatan emas buat bikin desanya jadi spot wisata kuliner ciamik berbasis ketahanan pangan. Mereka bahkan sudah matang melakukan musyawarah desa biar programnya tepat sasaran.
Desa Pringgasela (Fokus Green Economy & Lingkungan): Kades Zohri Azizan siap mengalokasikan dananya buat ketahanan pangan dan pelestarian lingkungan. Goal utamanya? Meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes) biar mandiri secara finansial.
Desa Pesanggrahan (Fokus Youth Empowerment): Kades Agus Muliadi gak mau sendirian. bakal menggandeng tokoh masyarakat dan para anak muda (pemuda desa) buat ikutan mengelola proyek ketahanan pangan ini secara partisipatif. Fix, pemuda diajak produktif!
Aka menegaskan kalau duit Rp300 juta ini bukan sekadar bantuan sosial biasa, melainkan investasi masa depan. Pemprov NTB pengen mastiin setiap rupiahnya bisa menciptakan lapangan kerja baru dan bikin ekonomi warga makin mandiri.
“Yang terpenting program ini dikelola dengan baik, jujur, transparan, dan melibatkan masyarakat. Ketika desa bergerak, ekonomi rakyat tumbuh. Inilah semangat Desa Berdaya yang diharapkan menjadi penggerak terwujudnya NTB Makmur Mendunia,” tegas Aka dengan penuh optimisme.
Dengan adanya suntikan dana dan kolaborasi bareng anak muda ini, desa-desa di Lombok Timur siap membuktikan kalau cari cuan dan bikin inovasi keren itu gak harus merantau ke kota besar. Masa depan itu mulainya dari desa






