DAIRI, medianasional.id – Gelaran Kirab Budaya Pesta Njuah-Njuah yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi dinilai sepi peminat dan minim antusiasme dari masyarakat umum. Pesta budaya tahunan yang dipusatkan di Gedung Djauli Manik pada Kamis (29/10/2026) ini terpantau hanya diramaikan oleh rombongan kontingen resmi.
.
Para peserta pawai didominasi oleh unsur birokrasi Pemerintahan Kabupaten Dairi, organisasi kemasyarakatan (ormas), serta satuan pendidikan. Kurangnya keterlibatan publik memicu kesan bahwa agenda kebudayaan ini sekadar menjadi acara seremonial formalitas atau perayaan ulang tahun biasa. Kondisi tersebut diperkuat dengan situasi di lapangan, di mana para peserta langsung membubarkan diri dan kembali ke Organisasi Perangkat Daerah (OPD) masing-masing sesaat setelah iring-iringan pawai selesai.
.
Sebagai informasi, Pesta Njuah-Njuah merupakan agenda tahunan Pemkab Dairi yang dirancang untuk menampilkan defile pakaian adat dari utusan 15 kecamatan, OPD, serta berbagai paguyuban dan komunitas masyarakat Dairi.
.
Rangkaian acara dimulai dengan pelepasan kontingen di depan Kantor Bupati Dairi oleh Sekda Dairi, Surung Charles Bantjin. Rombongan kemudian bergerak menuju panggung utama di Gedung Djauli Manik. Di panggung kehormatan, pawai disambut oleh Wakil Bupati Dairi Wahyu Daniel Sagala, Ketua DPRD Dairi Sabam Sibarani, Anggota DPRD Sumut Alfriansyah Ujung, ST, jajaran Forkopimda, serta tokoh masyarakat setempat.






