
Mukomuko, medianasional.id – Kedatangan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Eko Putro Sandjojo, akan datang ke Kabupaten Mukomuko. Sesuai jadwal pada bulan Februari, bertepatan dengan Hari Jadi Kabupaten yang berjulukan Kapuang Sakti Ratau Batuah (KSRB), dalam momentum HUT yang ke-16 didaerah ini.
” Sesuai rencana Menteri Desa PDT dan Transmigrasi akan melakukan kunjugan kerja daerah in, pada bulan Februari bertepatan dengan HUT Mukomuko ke 16, yakni tanggal 22 Februari nanti, ” ungkap Kepala DPMD Kabupaten Mukomuko, Gianto, M.Si ketika di hubungi Via ponsel Minggu (3/1) kemarin.
Lebih lanjut Gianto memaparkan, dalam kunjungan nanti Menteri Desa PDT di KSRB akan diadakan hiburan wayang kulit dengan dalang ternama dari jawa yakni ki Warseno Slank.
“Pada saat pak menteri nantinya berkunjung pada tanggal 22 itu, akan melakukan kegiatan kedinasan seperti mengujungi beberapa Desa yang ada di Kabupaten Mukomuko. Kemudian akan nonton bareng wayang kulit semalaman suntuk, yang di dalangi oleh bapak Ir.H.Warseno Slank, Msi, merupakan adik kandung ki anom Suroto salah satu dosen di perguruan tinggi Surakarta. Selain itu akan ada pelawak ternama yakni Muhammad Sakirun atau yang dikenal dengan sebutan Cak Kirun, Untuk lokasi wayang kulit nanti yaitu di Wilayah kecamatan Penarik dan seusai rangkaian kegiatan itu dijadwalkan Bapak Menteri pagi harinya 23 Februari 2019 ini, telah meninggalkan Kabupaten Mukomuko tersebut. Sewaktu kunjungan kerja Cuma sehari saja” uajarnya
Menurut Gianto, kemarin jumat, pihaknya melakukan pertemuan lintas Dirjen di kementrian Desa PDTT untuk melakukan pemantapan Kunjungan Menteri.
” Pada hari Jumat lalu, kita sudah melakukan pertemuan lintas Dirjen di kementrian PDTT untuk melakukan pemantatapan kunker dengan pak menteri, nantinya Bupati Mukomuko juga akan mengundang secara resmi terkait undangan dalam rangka Hari Ulang Tahun Kabupaten Mukomuko. Pihak kementrian juga mengusulkan selain undangan pak Menteri agar juga mengundang Presiden, nantinya undangan tersebut akan disampaikan oleh kementrian,” papar Gianto.
Menurutnya, awal mula hingga adanya jadwal kunjungan menteri PDTT ini berawal dari koordinasi terkait Desa Talang Makmur untuk di Definitifkan.
” Dulunya hal itu pada tahun 2016 telah kita sulkan pada UPT Lubuk Talang (Esk Lapindo) untuk di Definitifkan memjadi Desa Talang Makmur kepada kementrian. Akan tetapi mandek, tak ada tindak lanjutnya, kemudian di Tahun 2018 lalu, saya yang saat itu masih menjabat asisten 1 bidang pemerintahan bersama Kepala DPMPTK pak Edi Kasman menindaklanjuti usulan Definitif-nya Desa tersebut, pada bulan April 2018, dan kita bersama bapak Bupati ke kementrian Desa PDTT dan mendapakan respon positif. Andingnya Kementrian Desa merekomendasi ke Kemendagri terkait usulan untuk Definitif Desa Talang Makmur tersebut,” tutup Gianto.(Aris/Ras)






