Mencegah Masuk, Security RSAM Memukul Pedagang Kopi Hingga Terluka

Bandar Lampung370 Dilihat
Ilustrasi

Bandar Lampung, medianasional.id-Seorang ibu pedagang kopi dipukul sekuriti RSAM Bandarlampung hingga berdarah di bagian bibirnya, (7/9/2021). Mereka sudah biasa berjualan di sana dan selama ini tidak dilarang.

Lasmi, warga Jalan Ratulangi, Kedaton, Bandar Lampung, baru dapat orderan saat mereka mengemper di lorong menuju ruang jenazah. Seorang security mendadak mengusir wanita berusia 54 tahun tersebut, Lasmi memohon diperbolehkan mengantar satu gelas pesanan. Petugas keamanan itu marah, memukul bibir perempuan tersebut hingga berdarah.

Direktur RSAM Bandar Lampung Lukman Pura membenarkan sekuritinya mengusir dan memukul ibu pedagang kopi itu benar, menganggapnya tidak fatal dan hanya memar, Rabu (8/9/2021). Menanggapi pengaduan Lasmi, seorang wanita berusia 54 tahun, yang melapor ke Polresta Bandarlampung karena dipukul security RSAM hingga bengkak di bagian bibirnya, sehari sebelumnya.

“Perbuatan security benar untuk mencegah orang luar masuk RSAM saat pandemi covid-19, karena warga seperti Lasmi bisa saja membawa virus masuk ke dalam rumah sakit,” ucapnya.

Anggota Komisi V DPRD Lampung Deni Ribowo, bahkan menyebut para pedagang dianggap sebagai biang pencurian di RSAM. Ia menyatakan hal itu setelah mengunjungi rumah sakit tersebut bersama Garinca Reza Pahlevi.

Deni juga menyebut security perlu ditambah jumlahnya, dua kali lipat dan CCTV untuk mengawasi rumah sakit tersebut tidak dimasuki petugas, terutama pedagang.

 

Reporter : Andri Rasyid

Editor : Drajat

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses