Maraknya Judi Togel di Beberapa Desa Inhu

Riau344 Dilihat

Indragiri Hulu, redaksimedinas.com – Maraknya Judi Toto Gelap (Togel) di beberapa tempat di Kabupaten Indragiri Hulu akhir-akhir ini kembali beredar, bahkan merambah hingga ke desa-desa, sasarannya masyarakat menengah ke bawah.

 

Bandar tersebut bernama ES yang dalam penjualan judi togel mengacu pada pacuan kuda di Singapore, Hongkong, Thailand, Taiwan dan delapan pacuan kuda lainnya di sejumlah negara. Peredarannya di Kabupaten Inhu cukup signifikan, bahkan penjualannya secara terang di sejumlah warung kopi.

 

Tokoh masyarakat Peranap, Deddy Indra dikonfirmasi di Peranap Senin (18/12) mengatakan, keberadaan judi Togel di kawasan Peranap dan Batang Peranap, bukan rahasia lagi, karena peredaran dan sistem pembeliannya melalui seluler dengan cara kirim sms kepada agen setempat.

 

Judi togel lebih gesit dari peredaran narkoba seperti jenis shabu dan ganja, sebab pengkonsumsi narkoba lebih sedikit dari pecandu judi togel. Terlebih untuk mendapatkan narkoba perlu memiliki uang yang lumayan besar dan sulit didapat, sedangkan judi togel bisa dibeli dengan mudah dan nyaris ada di setiap warung kopi yang ramai pengunjungnya.

 

Menurut Deddy Indra, Peredaran Judi Togel di Inhu ini sudah merasuki hampir semua kalangan, hingga ke desa-desa yang ada di Inhu, namun peredaran terbesar di kawasan Lubukkandis, Alim, Batupapan, Kilan dalam kecamatan Batang Cenaku, Inhu, karena di daerah itu peredaran uang cukup lumayan dan banyak penggemarnya.

 

Peredaran berikutnya di kawasan Peranap dan Batangperap, Airmolek, Kelayang, Rakitkulim, Lubukbatu Jaya, Sei Lala, Lirik, Rengat dan Rengat Barat, Kawasan Belilas Kecamatan Seberida hingga ke Batanggansal, namun pusat rekapitulasinya berada di Peranap, karena kedudukan Bos Judi Togel ini berdiam di Desa Simalinang Tebing, Peranap.

 

Tokoh masyarakat lainnya di Peranap, Milli Taufiq menyebutkan, judi togel pimpinan ES, selama ini berkedok sebagai agen sawit di Desa Simalinang Tebing dengan membuka RAM atau penampung sawit warga. Namun praktek itu hanya sebagai kedok belaka, sebab setiap hari tertentu di lokasi RAM itu juga menjadi tempat dilakukannya rekapitulasi penjualan judi togel dan tempat berkumpulnya sejumlah agen untuk melakukan penyetoran, sebagiannya melalui transaksi bank.

 

Judi togel yang dipimpin ES ini bisa aman beredar lima tahun belakangan ini, karena sebagaimana yang disampaikan ES kepada warga bahwa, ada oknum yang membeking. Sedangkan untuk pelaksana di lapangan dan yang melakukan rekapitulasi, ES mempercayakannya kepada TA yang kerap mangkal di kedai kopi pasar bawah Peranap sembari menjajakan judi togelnya.

 

ES saat dikonfirmasi melalui selulernya tidak bersedia memberikan penjelasan kepada awak media ini, dia hanya mengatakan, “maaf ini bukan ES, anda salah nomor,” jawabnya seraya mematikan ponselnya.

 

Kapolsek Peranap dan Batang Peranap, AKP Anisman dikonfirmasi mengatakan dia sama sekali tidak mengenal ES yang katanya Bandar judi togel terbesar di Inhu itu, meski domisilinya di Peranap. Menurutnya selama dirinya menjabat Kapolsek Batang Peranap, dia tidak berurusan dengan ES, apalagi sampai menerima upeti darinya. Akan tetapi, pernah mendapat kabar ada seseorang yang mencoba memberikan upeti kepadanya dari sang agen togel, namun uang itu langsung saja ditolaknya, terangnya. (Aferian)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses