Mantan Kepala SDN 1 Teratas Kotaagung Diduga Selewengkan Dana Bos Tahap II Tahun 2023

Tanggamus1366 Dilihat

Tanggamus, Medianasinal.id – Mantan Kepala SDN 1 Teratas Kecamatan Kotaagung yang berinisial A diduga selewengkan anggaran Dana Bos Tahap II, yang seharusnya berjumlah Rp 54.450.000, namun hanya direalisasikan Rp 22.500.000. Sisa dari anggaran menurut Nara sumber telah dipakai.

Saat awak media konfirmasi kepada Narasumber membenarkan hal tersebut.

“Iya pak, saat pencairan Bu Kepsek tidak melibatkan saya untuk pengambilan uangnya pun dia sendiri. Awal mulanya sih waktu itu dia minta tanda tangan saya dan mengatakan bahwa agar kita tidak setungguan dan ngantri saat pengambilan nanti, selang berapa hari bu Kepsek ngabarin saya kita kalkulasi kata dia kita hitung hitungan dan bawa lah dia uang Rp 22.500.000. Saya heran kok cuma segitu seharusnya kan Jumlah Totalnya Rp 54.450.000. Saya pertanyakan ke bu Kepsek kemana sisa uangnya, sebab gaji honor guru, belum lagi hutang – hutang di sekolah yang belum dibayar dengan Kepsek,” jelas Narasumber.

“Bu kepsek hanya mengatakan sudah bayar yang itu saja Rp 22.500.000. Karena dia kepala sekolah saya hanya bendahara apa kuasanya pak walapun saya banyak protes dan ngotot juga mau gimana tetap tidak kuasa dan dia bilang kalau uangnya sudah dipakai sama dia pak,” imbuhnya.

Di waktu yang bersamaan awak media menanyakan kebenarannya perihal tersebut kepada Kepala sekokah yang baru yaitu Suratmi S.Pd.

“Benar pak apa yang sudah diceritakan dengan bendahara saya. Maka dari itu saya pusing sekali gimana buat bayar gaji honor nanti kalau uangnya tidak ada apalagi hutang – hutang sekolah yang numpuk jadi beban bagi saya yang menggantikannya dan hari ini juga saya akan melaporkan perihal ini ke Dinas Pendidikan,” pungkasnya.

Hasil pernyataan Narasumber juga fakta di lapangan sudah jelas mantan Kepala SDN 1 Teratas berinisial A sudah menyalahi aturan dan berusaha menyelewengkan anggaran Dana BOS SDN 1 Teratas yang ditinggalkannya.

Padahal sebelumnya A sudah pernah diberitakan perihal Realisasi Dana BOS ini malah berulah lebih parah lagi bukannya menjaga amanah serta bisa meningkatkan mutu dan kemajuan sekolah ini tapi sebaliknya.

Saat dikonfirmasi melalui telepon dan pesan whatshapp A tidak merespon perihal anggaran tersebut.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses