
Jailolo, medianasional.id – Pemerintah Desa (Pemdes) Moiso, Kecamatan Jailolo Selatan, Halmahera Barat dinilai bertindak lambat dan tertutup dalam melaksanakan pencegahan virus Corona atau (Covid-19).
Padahal, sebelumnya Tim Satgas Covid-19 Desa Moiso sudah dibentuk melalui rapat yang melibatkan petugas medis Puskesmas Sidangoli, Babinsa, Tokoh Pemuda serta, insan pers di Kantor Desa Moiso pada tanggal 31 Maret 2020 pekan kemarin.
Hal ini disampaikan oleh salah satu pemuda Moiso, Mohtar Djainal kepada media ini, Sabtu (11/04/2020).
Ia juga mempertanyakan alasannya kenapa hingga saat ini belum juga ada langka-langka aktifitas pencegahan dalam hal menyemprotkan cairan disifetkan di setiap tempat umum, baik mesjid, kantor desa dan tempat umum lainnya. Dan jangan diam ditempat.
“Pemdes seharusnya berperan aktif dalam penanganan virus Corona, karena virus Corona ini tidak menunggu kita. Oleh karena itu, kita harus melakukan langkah-langkah pencegahan Covid-19. Seperti, menyemprotkan cairan disifetkan di seluruh lingkungan masyarakat dan menyiapkan tempat cuci tangan di setiap RT.”kata Mohtar
Mohtar menyatakan, penyebaran Covid-19 lebih cepat dari pergerakan yang dilakukan pemerintah. Dengan begitu, dia meminta agar secepat mengambil langkah untuk mencegah virus yang mematikan ini.
“Lebih baik mencegah jangan nanti mengobati, karena penyebaran virus Corona ini tidak menunggu kita,” ungkap dia.
Hingga berita ini di publik, Sekretaris Moiso, Adan saat dihubungi melalui via pesan Whatsapp mengatakan, bakal melakukan kordinasi dengan pihak Satgas Covid-19 Desa Moiso.
“Nanti saya tanyakan Ketua Tim,”singkatnya.(Ann)
