Labu Botol Di Tubaba Disulap Menjadi Bahan Kreatifitas, Ini Penjelasan Iwan Setiawan

TUBABA, Medianasional.id
Munculkan kreatifitas kerajinan tangan, Dinas Pemberdayaan Dan Tiyuh Kabupaten Tulangbawang Barat ajak masyarakat untuk manfaatkan Lahan Kosong maupun pekarangan rumah Tanam Labu botol.

Dikatakan Iwan Setiawan, SH., MH.Kabid Pemberdayaan Aparatur Tiyuh/Desa mengajak masyarakat Kabupaten Tubaba untuk berkreatif dengan menanam labu botol yang mana kini menjadi salah satu bahan kerajinan tangan masyarakat setempat.

“Ya, Mulai Tahun 2019 lalu Dinas PMD Kabupaten Tubaba mulai melakukan pembinaan terhadap masyarakat yang menanam labu botol,” Ungkapnya saat ditemui diruang kerjanya, Selasa (4/2/2020) Sekitar Pukul 12.30 Wib.

Ditambahkan Sunting Iwan, Sapaan akrab beliau. Bahwasannya tanaman yang biasa dijadikan sayur santan oleh ibu rumah tangga tersebut ternyata bisa dikembangkan untuk kerajinan tangan, Seperti kerajinan Gelas, tekok, tambler, lampu dinding dan lainnya.

Saat ini, masih kata sunting, Bahwasanya kerajinan labu botol masih dijadikan salah satu Sofenir bagi Pemerintah Kabupaten Tubaba ” kalau Tamu datang kebanyakan Cendra mata ini yang diberikan sebagai tanda ingat bahwa Kabupaten Tubaba punya Produksi Labu botol,” Terangnya.

Ditempat yang sama, Bambang Suntoro, S.,T.Kasi Pengembangan Potensi Masyarakat mengatakan, bahwasanya saat ini Dinas PMD Kabupaten Tubaba gencar mengajak masyarakat untuk bercocok tanam labu botol

Hal tersebut, mengingat bahan labu botol menjadi salah satu bahan yang digunakan untuk kerajinan tangan” Ya, kami dari Dinas PMD bertugas mendorong potensi masyarakat agar dapat berkreatifitas dengan memanfaatkan pekarangan rumah untuk menanam labu botol sehingga dapat membantu perekonomian masyarakat setempat,” terangnya

Untuk itu, lajutnya, dengan adanya kerajinan ini diharapakan kedepan dapat menjadi Salah satu peningkat penghasilan masyarakat dengan harapan Produk ini bisa menjadikan ciri khas Tubaba, Harapnya.

Laporan : Hadi/Dian

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses