
Bandar Lampung, Medianasional.id – Klinik Pratama Kosasi Tugu yang berada di jalan Hayam Wuruk No 20 Tanjung Karang Timur, Bandar Lampung. Pasien berobat sakit sudah datang ramai yg menunggu di kursi tunggu penuh, ada keluarga yang sakit ikut menunggu pula. Namun Para perawat maupun dokter yang jaga tidak di tempat praktek kira-kira waktunya sehabis magrib pukul 18.30 WIB, Rabu (7/7/2021).
Keluh-kesah pasein yang sakit dan juga terutama keluarga pasein yang datang berobat, tapi tidak ada yang piket jaga. Pihak awak Medianasional.id datang mengantarkan anaknya yang sakit ingin daftar berobat namun tidak ada pihak dari klinik yang jaga di tempat, lantas awak media bertanya keruangan tempat tebus resep obat kebetulan ada petugasnya, “bila ingin berobat daftar di mana? Kok tidak ada orang yang piket jaga?”.
“Ada pak nanti buka nya di mulai jam tujuh, karna dari jam enam kami istirahat,” kata pihak klinik.
Pasein yang lain ada yang berkomentar, saya datang dari tadi menunggu lama benar, tapi belum daftar apalagi di panggil oleh dokter atau perawat yang menangani pasein di Klinik tersebut.
Lantas jam tujuh, datanglah perawat ke ruangan tempat daftar pasein, pasein langsung mendekat ingin mendaftar berobat, datang berdekatan satu sama lain, karena sudah lama menanti belum juga dibuka daftar untuk berobat.
Salah satu keluarga pasein yang sudah dahulu daftarnya berkata, “saya datang sudah dari tadi. Saya duluan ya bapak-ibu.”
Harusnya pihak klinik ada pemberitahuan bila jam 6 istirahat, jam 7 dimulai buka lagi atau ada kartu daftar panggilnya atau nomor panggil. Namun ini tidak ada pemberitahuan sama sekali.
Tidak seperti ini berjubel daftarnya.
Tibalah waktunya untuk anak saya daftar berobat, namun tetap menunggu giliran panggilnya agak lama menunggu antriannya. Ketika tiba giliran dipanggil ke ruangan dokter yang jaga sekaligus menangani pasein, awak media ikut masuk ke ruangan dokter, lantas di cek sakitnya, kemudian memberi keterangan cara menggunakan obatnya, kare nau. pasein yang sakit karena luka habis kecelakaan ringan mengendarai motor, lantas Awak media bertanya kepada dr. Vony.
“Saya lihat pasien yang ingin berobat ramai yang nunggu. Bagaimana pas ada pasein yang parah gawat darurat apakah di suruh antri juga atau bagaimana?,” tanya saya sebagai awak media.
Dr. Vony menjelaskan bila ada yang datang di jam tersebut akan kami layani. Namun awak media melihat bahwa banyaknya antrian pasien. Yang seharusnya bisa mematuhi prokes covid-19 untuk menghindari atau mencegah kerumunan.
Reporter : Andri






