Ketua Gerakan Anti Aliansi Desa Benda, Imam Turmudzi : Banner Kritikan Terkesan Tendensius

Brebes, Jawa Tengah1000 Dilihat

Brebes, medianasional.id | Puluhan warga yang tergabung dalam Gerakan Anti Aliansi (Garansi) Desa Benda, Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes mengecam aksi pemasangan spanduk dan banner kritikan oleh Aliansi Masyarakat Peduli Desa Benda yang dinilai tendensius menyerang pribadi kepala desa. Rabu (23/10/2024)

Imam Turmudzi selaku ketua Gerakan Anti Aliansi (Garansi) menyampaikan 7 poin pernyataanya di halaman kantor Balai Desa Benda yang diikuti puluhan perwakilan masyarakat, adapun isi pernyataan sebagai berikut :

Kami Segenap Warga Masyarakat Desa Benda menyatakan,

1. Menolak mosi aliansi yang mengatasnamakan warga masyarakat Desa Benda.

2. Menolak Aliansi Menyebarkan pesan provokatif kepada warga masyarakat terhadap Pemerintah Desa Benda

3. Menolak keras pemnasangan bener surat terbuka yang isinya tendensius menyerang pribadi dan terhitung 2×24 jam dari sekarang kalau tidak diturunkan maka kami gerakan anti aliansi akan menyuruh kepala desa mensomasi dan berdemonstrasi kerumah ketua aliansi yang mengatasnamakan warga masyarakat yaitu Gus Imad untuk betanggung jawab atas kegaduhan di masyarakat

4. Mengajak warga masyarakat bertindak dengan akhlak dan penuh kasih dengan mengesampingkan urusan pribadi.

5. Pemerintah Desa Benda sudah bekerja maksimal untuk warganya dengan berkeadilan.

6. Menjunjung tinggi musyawarah untuk mufakat dan kesatuan dalam semangat kekeluargaan dan kebersamaan yang harmonis.

7. Mengajak ketua Aliansi (Gus Imad) yang mengatasnamakan warga masyarakat untuk berdiskusi/musyawarah langsung

dengan Kepala Desa untuk mencapai mufakat.

Usai membacakan pernyataanya, Imam Turmudzi  menyerahkan berkas pernyataanya ke Kepala Desa Benda Baitsul Amri di ruang kerjanya.

Imam Turmudzi mengatakan bahwa, Aliansi Masyarakat Peduli Desa Benda ini dinilai tendensius menyerang pribadi Kepala Desa Benda dan terkesan untuk menjatuhkannya.

Menurutnya, jika ada niat baik dari Ketua Aliansi Masyarakat Peduli Desa Benda seharusnya tidak melakukan cara seperti itu, seharusnya datang ke balai desa menanyakan langsung ke kepala desa.

” Ini sudah over, apa yang dilakukan oleh aliansi, mereka sampai menyerang pribadi kades, jadi saya menganggap bahwa aliansi terlalu tendensius ke kades, dan kondisi saat ini Desa Benda sangat Kondusif”tegasnya.

Ia juga berharap agar Gus Imad selaku Ketua Aliansi segera menyelesaikan permasalahan yang terjadi, jangan sampai nanti timbul kegaduhan ditengah masyarakat yang terprovokasi,”harapnya.

Sementara Kepala Desa Benda Baitsul Amri SHi, MHi saat di konfirmasi mengatakan, bahwa tuduhan yang dilakukan oleh segelintir orang yang mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Peduli Desa Benda tersebut tidak berdasar dan terkesan mengada-ada.

“Tidak benar jika dikatakan ada penyimpangan, terkait mobil desa ada, tidak digadaikan seperti yang dituduhkan, sedangkan motor desa juga masih ada sedang digunakan oleh Sekretaris Desa,”tegasnya.

Menurutnya, Gus Imad sebagai Ketua Aliansi sudah berapa kali melakukan hal serupa terhadap dirinya. Ia sudah berkali kali silaturahmi ke rumahnya tidak pernah ditemui, di telpon ga mau angkat, mau minta keterangan ada apa sebenarnya yang terjadi, namun tidak pernah ketemu.

Saya berharap permasalahan ini bisa segera terselesaikan agar tidak terjadi kegaduhan di masyarakat, “harapnya.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses