Kampar, medianasional.id – Pembukaan PORSADIN V berlangsung meriah diawali dengan parade dari para kontingen Kabupaten/Kota se-Provinsi Riau dan dihibur oleh Nasyid Madani dan Atraksi tapak suci yang dipersembahkan oleh santri Pondok Pesantren Mu’allimin Muhammadiyah Bangkinang Kota. Jum’at malam, (18/10/2024).
Tampak hadir dalam acara tersebut, Plh. Kepala Bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam Kanwil Kemenag Provinsi Riau Dahlan, Plh. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kampar Muhammad Ali, Kepala Kantor Kementerian Agama Inhu Darwison, Kasi PD Pontren se- Provinsi Riau, Tokoh Masyarakat Riau Mawardi Muhammad Shaleh, Syahrul Aidi Maazaat, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Kampar Adynata, Wakil Ketua DPP FKDT Mahfudz, Ketua FKDT Provinsi Riau Mukhlis, dan Pimpinan Pondok Pesantren Mualimin Muhamadiyah Bangkinang serta Tenaga Pendidik Pondok Pesantren Muallimin Muhammadiyah Bangkinang, peserta lomba PORSADIN dari 9 Kafilah Kabupaten /Kota dan official, para tamu undangan lainnya.
Ketua DPW FKDT Provinsi Riau, Mukhlis, S.Pd.I., MM, dalam kata sambutannya menyampaikan, total peserta yang mengikuti perlombaan dan pertandingan sebanyak 267 dari 9 Kabupaten/Kota yang mengikuti dari 13 cabang lomba.
“Untuk Santri Putra dan Santri Putri, Cabang yang dilombakan dan dipertandingkan tersebut adalah MTQ, Tahfidz Juz Amma, Cerdas Cermat Diniyah, Pidato Bahasa Indonesia, Pidato Bahasa Arab, MTQ, Murotal Wal imla, Kaligrafi, Puisi Islami, lari sprint 100 dan 80 meter, bulu tangkis tunggal dan ganda, tenis meja tunggal dan ganda, dan catur cepat,” jelasnya.
Selanjutnya Mukhlis juga mengatakan untuk tetap semangat bertanding dan berkompetisi, “karena PORSADIN tidak sekedar untuk menjadi Juara, PORSADIN tidak sekedar untuk Berkompetisi, PORSADIN tidak sekedar untuk menggali minat dan bakat saja, tetapi PORSADIN lebih dari itu, dalam rangka meningkatkan ukhwah islamiyah antara kita,” tutupnya.
Sementara itu, Plh. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kampar, Muhammad Ali menyampaikan dalam sambutannya, bahwa PORSADIN ke-V merupakan bagian penting dari proses pendidikan diniyah, yang merupakan investasi berharga bagi masa depan bangsa.
“Memberikan pendidikan di tingkat diniyah, kita sedang menabung emas bangsa ini. Tidak ada yang lebih hebat dalam kehidupan berbangsa ini selain menyiapkan generasi yang memiliki kekuatan lahir dan batin, memiliki budi pekerti, dan ilmu yang tinggi. Dan itu hanya bisa dimulai dengan adanya pendidikan tingkat awal, yakni tingkat diniyah,” tegas Muhammad Ali.
Terakhir ditambahkan Muhammad Ali, “Selamat berjuang dan berikan yang terbaik untuk Provinsi Riau,” pintanya.






