
Aceh Tenggara, medianasional.id – Ketua DPC Partai Demokrat Aceh Tenggara, drh Nurdiansyah Alasta, menegaskan akan tetap setia kepada Ketum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhyono (AHY) dan itu tidak perlu diragukan lagi, dan bukannya kepada KSP Moeldoko.
Demikian disampaikan Nurdiansyah Alasta, kepada Media Nasional, Selasa (30/03/2021), dalam wawancara eksklusive usai menghadiri Forum Musrenbang Kabupaten di Oproom Kantor Bappeda Aceh Tenggara, lebih lanjut Anggota DPRA Aceh ini menambahkan bahwa sebagai kader Partai Demokrat dukungan secara militan ini secara nyata kami berikan untuk Ketum AHY.
Ditengarai dukungan dan kesetian kami ini selain didasari dari aturan ADART partai, juga didasari dari sosok Ketum AHY yang memang patut kami dukung, semua hal baik yang kerap dicontohkan AHY masih melekat kuat di hati dan jiwa kami, makanya kami menganggap kepemimpinan AHY harus kita dukung bersama ujar Nurdiansyah Alasta.
Sementara di lain sisi, bagaimana sepak terjang KSP Moeldoko yang berupaya merongrong kedaulatan Partai Demokrat guna mencapai puncak pimpinan sungguh tidak layak ditiru, apalagi mengingat dia bukanlah Kader di Partai Demokrat ini.
“Upaya kotor dus memalukan merupakan cara-cara yang dipertontonkan oleh KSP Moeldoko, dan kami sebagai Kader partai menganggap bahwa perbuatannya sungguh tidak layak kita contoh, dan saya rasa sebagai pejabat yang akan terjun ke dunia politik perbuatannya itu hanya menjadi boomerang bagi dirinya,” tandas Nurdiansyah Alasta.
Makanya ketika pernyataan Ketum AHY yang menyebutkan bahwa manuver politik KSP Moeldoko dan gerombolannya hanya untuk membangun citra buruk bagi Partai Demokrat. Agar dirinya mendapatkan pembenaran dan tampil sebagai penyelamat.
Semua itu, kata AHY, adalah lagu lama dan bohong, serta semakin menunjukan KSP Moeldoko dan gerombolannya tidak punya alasan fundamental yang telah keluar dari akal sehat.
“KSP Moeldoko terlalu bodoh sebagai seorang purna jenderal mendiskreditkan Partai Demokrat. Justru sebaliknya semua itu menjadi perhatian luas bagi dirinya oleh masyarakat,” rinci Nurdiansyah Alasta mengutip sedikit pernyataan Ketum AHY beberapa waktu lalu.
Di ujung wawancara Nurdiaansyah Alasta, “berharap agar polemik kepura-puraan yang dibangun KSP Moeldoko secara kepartaian tidak akan pernah menyurutkan dukungan dan kesetiaan kami kepada Ketum AHY dan itu sudah harga mati,” pungkas Nurdianyah Alasta.(rh-01)






