
Tanggamus, medianasional.id – Pembinaan Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri Se-Provinsi Lampung diikuti 47 Kepala MIN se-Provinsi Lampung dan Kepala Bidang Pendidikan Madrasah di Aula Madrasah Tsanawiyah Negeri 2 Bandar Lampung. Rabu (26/01/22).
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung Drs. H. Juanda Naim, M.H, membuka acara tersebut sekaligus memberikan Pembinaan kepada Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri Se-Provinsi Lampung dalam penyampaiannya bahwa Kepala madrasah sebagai pemimpin pendidikan memiliki banyak tugas dan tanggung jawab, salah satunya adalah membantu dan mendorong pertumbuhan pribadi dan jabatan guru-guru dengan segala aspek pertumbuhan jabatannya.
Kepala Madrasah yang berhasil, apabila mereka memahami keberadaan madrasah sebagai organisasi yang kompleks dan unik, serta mampu melaksanakan peranannya sebagai seorang yang diberi tanggung jawab untuk memimpin madrasah.
“Ada dua hal yang harus diperhatikan yaitu Kepala Madrasah berperan sebagai kekuatan sentral yang jadi kekuatan penggerak kehidupan madrasah dan Kepala madrasah harus memahami tugas dan fungsinya demi keberhasilan madrasah, serta memiliki kepedulian kepada guru-guru, staf dan peserta didik,” kata Juanda.
Sebagai seorang pemimpin, menurut Juanda, Kepala Madrasah harus memiliki berbagai persyaratan tertentu agar dapat menjalankan tugas dengan baik.
“Ada lima yang harus dimiliki yaitu memiliki usaha yang sesuai dengan ketentuan atau peraturan yang telah ditetapkan pemerintah, mempunyai pengalaman kerja yang cukup, terutama di madrasah yang sejenis dengan madrasah yang dipimpinnya, mempunyai sifat kepribadian yang baik, terutama sikap dan sifat-sifat kepribadian yang diperlukan bagi kepentingan pendidikan, mempunyai keahlian dan pengetahuan yang luas, terutama mengenai bidang-bidang pengetahuan pekerjaannya yang diperlukan bagi madrasah yang dipimpinnya, mempunyai ide dan inisiatif yang baik untuk kemajuan dan pengembangan madrasah,” tegas Kakanwil.
“Tahun 2022 merupakan tahun toleransi. Oleh karena itu, Saya mengharapkan kepada Bapak dan Ibu Kepala MIN semua untuk menerapkan moderasi beragama kepada peserta didik kita di madrasah sehingga memunculkan rasa menghargai dan menghormati satu sama lainnya.
“Bapak Ibu Kepala MIN se-Provinsi Lampung diharapkan mampu melaksanakan tugasnya dengan baik, tunjukkan dedikasi kita untuk kemajuan madrasah serta meningkatkan dan mengoptimalkan potensi yang dimilikinya. Semoga kedepannya madrasah kita semakin baik, menjadi madrasah yang mandiri dan berprestasi, sehingga madrasah betul betul menjadi pilihan utama dan pertama bagi masyarakat untuk menyekolahkan anak-anaknya di Madrasah,” pesan Juanda.
“Saya juga sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas kerja kerja Bapak dan Ibu Kepala MIN se Provinsi Lampung yang telah menghantarkan anak-anak kita menjadi siswa siswi yang berprestasi, yang memiliki karakter dan nilai-nilai religius dan nilai-nilai kebangsaan sehingga menjadikan anak-anak didik kita berjiwa moderat dan nasionalis dengan mengedepankan moderasi agama yang tentunya menjadi program prioritas dari Bapak Menteri Agama kita,” tandasnya.
Sementara itu, Ketua MKKMI Provinsi Lampung, Junaidy, S.Pd., M.Kes, dalam laporannya menyampaikan kegiatan ini merupakan agenda rutinitas sebagai rapat koordinasi awal dan akhir KKMI Provinsi Lampung. Tujuannya adalah agar bisa meningkatkan dan memotivasi Kepala MIN Se-Provinsi Lampung dalam melaksanakan tugas dan fungsinya serta sebagai acuan dalam pelaksanaan sebagai tenaga pendidik bagi peserta lainnya.
“Selama pandemi Covid-19, proses belajar mengajar di MIN Se-Provinsi Lampung dilaksanakan secara daring maupun luring sesuai dengan zonanya masing-masing, termasuk ujian madrasah dan pelaksanaan madrasah reform telah NJdilaksanakan pada bulan November 2021 serta kegiatan-kegiatan lainnya terkait dengan pendidikan madrasah,” tuturnya. (Redi)





