KENDAL – MEDIANASIONAL.ID- Kodim 0715/Kendal bersama pemerintah daerah tengah menyiapkan mekanisme rekrutmen pegawai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) untuk mendukung operasional koperasi. Proses seleksi direncanakan melibatkan sejumlah pihak dengan mengutamakan transparansi guna mengantisipasi praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).
Komandan Kodim (Dandim) 0715/Kendal Letkol Inf Ade Sohali mengatakan, manajer koperasi nantinya bertugas melaksanakan rekrutmen pegawai sesuai kebutuhan untuk membantu pengelolaan KDKMP. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan pengarahan Tim Monitoring Mabes TNI yang dipimpin Mayjen TNI Tatang Subarna kepada manajer koperasi, ketua koperasi, Danramil, dan Babinsa di Pendopo Kabupaten Kendal, Rabu (21/10/2026).
Rekrutmen Libatkan beberapa Pihak
Ade menjelaskan, mekanisme seleksi masih akan dirumuskan dengan melibatkan sejumlah pihak pihak terkait. “Harapannya, proses seleksi dilakukan secara transparan dan masyarakat desa setempat dapat kesempatan untuk ikut mendaftar,” tegas Ade.
Ia menambahkan, salah satu opsi yang akan dipertimbangkan ialah penggunaan Google Form untuk pendaftaran calon pegawai secara daring. Mekanisme tersebut diharapkan mempermudah proses pendaftaran sekaligus memberikan kesempatan kepada warga untuk mengikuti seleksi sesuai ketentuan yang ditetapkan. “Harapan kami yang direkrut warga setempat,” ujar Dandim.
141 KDKMP di Verivikasi
Selain mempersiapkan sumber daya manusia, pemerintah daerah bersama pihak terkait juga terus mengawal kesiapan pembangunan KDKMP di Kabupaten Kendal. Ade menyebut, Tim Monitoring Mabes TNI yang dipimpin Mayjen TNI Tatang Subarna telah melakukan verifikasi terhadap 141 titik KDKMP. “Dari 141 KDKMP yang sudah dicek, secara fisik semuanya layak untuk operasional,” ujarnya.
Ade menyampaikan, jadwal operasional belum dapat dipastikan karena masih menunggu penyelesaian seluruh tahapan dan administrasi serta instruksi dari pemerintah pusat.
Ade berharap seluruh tahapan dapat dipercepat agar KDKMP segera beroperasi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. “Harapan Bapak Presiden Prabowo Subianto, pembangunan segera dituntaskan dan koperasi dioperasionalkan. Karena masyarakat sudah menantikan manfaatnya, sehingga kami berharap seluruh tahapan dapat diselesaikan secepatnya,” pungkas Ade.

Verifikasi Dilakukan Langsung di Lapangan
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kendal, Agus Dwi Lestari, menegaskan bahwa proses verifikasi dan validasi kesiapan KDKMP tidak cukup dilakukan melalui pemeriksaan dokumen. Tim harus turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi bangunan serta memastikan kesiapan fisik dan operasional koperasi sesuai keadaan sebenarnya.
“Verifikasi dan validasi tidak dilakukan di atas meja, tetapi langsung di lapangan. Tim harus melihat dan memeriksa kondisi gedung KDKMP secara nyata untuk memastikan kesiapan yang sebenarnya,” ujarnya. (##)





