
TUBABA, Medianasional.id
Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Tulangbawang Barat sangat mengharapkan peran aktif seluruh masyarakat di Kabupaten Tubaba untuk tetap disimplin dalam menjalankan Protokol Kesehatan (Protkes) mengingat saat ini langkah terbaik dalam memutus mata rantai penyebaran covid-19 ialah dengan cara 5 M.
Adapun yang dimaksud dengan 5 M adalah, Menjaga jarak, Memakai masker, Menghindari Kerumunan, Mencuci tangan, dan Mengurangi mobilitas jika tidak ada kepentingan diluar.
Dikatakan dr. Pramono, Direktur RSUD Kabupaten Tubaba bahwasannya saat ini langkah yang dilakukan oleh pihaknya dalam menangani penyebaran dan memutus mata rantai penyebaran covid-19 ialah dengan melakukan empat kelompok, Yaitu kelompok Promotif, Preventif, Kuratif, dan Rehabilitatif.
Adapun yang dimaksud dengan kuratif ialah melakukan pengobatan terhadap pasien yang terpapar covid-19 “ketika kami menemukan pasien yang sudah kuratif dan sudah Terdiaknosa covid-19 yang dibuktikan dengan Rapid rdt positif, Maka pasien akan diberi pelayanan kesehatan yang di tunjuk oleh pemerintah,” Terang dr Pramono melalui pesan WhatsApp, Sabtu (7/8/2021).
Kemudian, Lanjut dr Pramono, Pomotif dan Preventif yang kami lakukan Adalah melakukan Promosi keliling Kabupaten Tubaba untuk memeberitahukan kepada masyarakat akan bahayanya penyakit Covid-19, maka dari itu peran aktif kita dalam menjalankan Protkes dengan 5 M sangatlah penting dalam memutus mata rantai penyebaran virus ini.
Sedangkan untuk Rehabilitatif yang dimaksud ialah mencegah kondisi pasien yang sedang terpapar dengan melakukan penanganan agar pasien tidak terjadi hal yang tidak diinginkan, Seperti meninggal dunia, Papar dr Pramono.
Terkait proses pasien sendiri, Pasien akan dilayani oleh Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Fasyankes) terdekat yang mana tugas dasar mereka ialah mendiaknosa pasien dan mengkatagorikan pasien kedalam 3 katagori.Mulai dari katagori ringan, Sedang, dsb Berat/kritikal
“Bila fasyankes dasar mendiaknosa dan mengkatagorikan kondisi sedang atau berat fasyankes yang akan merujuk ke rumah sakit dengan Protkes yang berlaku, dan apa bila pasien dalam kondisi ringan maka dianjurkan untuk isolasi mandiri” Jelas dr Pramono.
Tak sampai disitu saja, dr Pramono juga berpesan kepada warga yang sedang melakukan isolasi mandiri, untuk tidak berkontak dengan orang lain, memisahkan tempat tidur mulai dari alat makan alat mandi dan tempat mandi dirumah.
Selalu menggunakan masker walaupun sedang berada dirumah yang tidak ditinggali sendiri, Selalu membersihkan sendiri alat mandi makan dan mencuci tangan sesering mungkin, Mengkonsumsi makanan tinggi protein semisal ikan daging dan putih telur (Sangat disarankan pada pasien2 covid-19 agar selalu makan teratur walaupun rasanya tidak lapar saat waktu makan datang) ditambah dengan mengkonsumsi vitamin C, D dan E 1x sehari
dan terakhir, dr Pramono juga menyampaikan, Bahwa Saat isolasi mandiri adalah saat terbaik untuk kita menjalankan ibadah yang mungkin sering terlewati saat kita sibuk “Tingkatkan ibadan dan pastinya jangan stres agar imun kita tetap terjaga,” Harap dr pramono.
Laporan: Dra/Am






