Kekurangan Ruang Kelas, Siswa SDN 2 Karangsari Harus Belajar Berhimpitan

Lampung Selatan594 Dilihat

 

Lampung Selatan, medianasional.id – Demi kenyamanan proses belajar mengajar, Pihak SDN 2 Karang Sari Kecamatan Ketapang mengharapkan pembangunan ruang Kelas baru.

Saat Wartawan Media Nasional investigasi di lapangan, dan tidak disengaja masuk ke SDN 2 Karang Sari Kecamatan Ketapang ada seorang guru yang sedang mengajar anak didiknya di kelas. Ketika wartawan menemui guru tersebut ia mengatakan bahwa sekolahan tersebut kekurangan ruang kelas. Rabu (25/09).

“Siswa yang berada di dalam kelas berjumlah 43 siswa, sedangkan seharusnya dalam satu kelas dewan guru harus  mengajar maksimal 20 -25 murid pada umumnya, namun yang terjadi di SDN 2 Karang Sari siswa harus belajar himpit-himpitan karena kekurangan ruang kelas, mengingat lapangan atau lokasi sekolahan tersebut kurang luas namun di belakang sekolahan tersebut masih ada lahan yang bisa dibangun untuk gedung sekolah. Namun melihat lokasinya lahan tersebut yang rencana akan dibangun gedung sekolah tanahnya miring sedalam tiga meter dan itu Kepala sekolah punya inisiatif untuk menimbun tanah yang miring,” terangnya.

“Dan apabila ada yang menjual tanah timbunan dari pihak sekolahan membelinya untuk meratakan lubang atau menimbun lokasi yang miring tersebut,” lanjut dewan guru saat di temui wartawan

Lanjut di tempat terpisah media ini bertemu dengan tukang yang bernama Masito (40) yang sedang bekerja di belakang sekolahan tersebut membersihkan puing kayu dari salah satu gedung sekolahan tersebut.

“Untuk Sekolahan tersebut memang mau dibangunkan lagi ruang kelas yang baru, entah kapan bisa dibangun apakah tahun ini apa tahun depan, karena mengingat siswanya ada yang sekolah masuk waktu pagi hari dan masuk sekolah siang hari, karena kurangnya ruang kelas. Harapan saya semoga cepat dibangunkan gedung sekolah yang baru,” pungkas Masito. (Amin Padri)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses