Kemenhub Kunjungi Posko Basarnas di Labuan Pandeglang Banten

Banten406 Dilihat

Banten, medianasional.id – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Senin (24/12/2018) mendatangi Posko Utama Basarnas yang berada di Kecamatan Labuan, Pandeglang Banten.

Sementara, Kamenhub didampingi oleh Deputi Bidang Operasi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto, Direktur Operasi Brigjen TNI (Mar) Budi Purnama serta Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten selaku SAR Mission Coordinator (SMC) M Zaenal Arifin. Selain itu, Budi sempat berkordinasi perkembangan terkait dengan perihal lokasi yang terdampak dan pergerakan dari seluruh personil yang melakukan operasi pencarian dan pertolongan.

Penjelasan Pelaksanaan Operasi SAR Oleh Zainal Arifin

Selaku coordinator SAR Mission Zaenal Arifin menjelaskan tentang pelaksanaan SAR kepada Kamenhub bahwa saat ini sudah memasuki hari ketiga yang di bagi menjadi tiga tim SAR gabungan Search Rescue Unit (SRU), SRU pertama yang berjumlah 87 personil melakukan pencarian mulai dari Cinangka hingga Labuan, SRU kedua dengan kekuatan 96 personil menyisir wilayah Labuan hingga Tanjung Lesung, Kemudian sebanyak 92 personil di SRU ketiga melakukan pencarian mulai dari Tanjung Lesung hingga Sumur.

Lanjutnya, Tim gabungan Basarnas akan bersama melakukan penyisiran sepanjang pantai dari pesisir Anyer di Serang hingga Tanjung Lesung Pandeglang.

“Jenazah korban yang dikenali pihak keluarga akan dievakuasi ke Puskesmas terdekat. Jika tidak teridentifikasi akan dievakuasi ke RSUD Banten dan RS Berkah Pandeglang”, tambah SMC.

Usai mengunjungi Posko Basarnas, Menhub melanjutkan lokasi-lokasi yang terdampak tsunami.

Sementara itu, pencarian korban yang dilakukan Basarnas bersama tim gabungan di wilayah Banten sampai dengan pukul 11.00 WIB, telah mengevakuasi korban sebanyak 19 orang meninggal dunia.

Hingga berita ini di public, tim SAR gabungan masih terus berupaya mencari dan mengevakuasi koban tsunami. (Safrin Sg/SAR)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses