Mesuji, Medianasional.id – Pimpinan Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Mesuji menyelenggarakan Musyawarah Daerah II di Gedung Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Mesuji. Rabu (31/08).
Dalam musyawarah kali ini dihadiri oleh Asisten 2 Agus Hariyanto, S.Sos mewakili PJ Bupati Mesuji dan sekaligus membuka acara pelatihan kewirausahaan kepemudaan Mandiri. Hadir perwakilan dari HMI Provinsi Lampung sekaligus memberikan sambutan Dr Endarwan S.E MSI, ketua PMD KAHMI Kab.Mesuji Sayyid Nasir, S.E. M.A.P, ketua KPU Kab. Mesuji Ali Yasir S.T dan para alumni KAHMI Se Kabupaten Mesuji.
Dalam sambutannya Agus Hariyanto, S.Sos menceritakan kronologis sebab musabab terjadinya perpecahan di tubuh HMI sehingga HMI terpecah menjadi 2 kubu yang berbeda pandangan tentang azas tunggal HMI dan azas yang baru yaitu yang mengakomodir azas Pancasila sebagai landasan berorganisasi. Maka terjadi pertentangan yang sangat alot dalam mempertahankan prinsip azas masing – masing.
Dalam sambutannya selaku pengurus KAHMI perwakilan Provinsi Lampung Dr Endarwan, SE.MSi kepada seluruh kader HMI yang berada di Kab. Mesuji agar melakukan terobosan baru yaitu berkontribusi dengan pemerintah serta ikut serta dalam membangun program program pemerintah dengan memberikan masukan yang positif kepada pemerintah.
“Agar tercipta harmonisasi antara HMI dan pemerintah Kab. Mesuji, karena pada prinsipnya HMI selalu bisa bergerak tanpa bantuan siapapun apalagi dengan ikut serta membantu program pemerintah tentu HMI akan semakin lebih baik di kemudian hari. Akan tetapi pada prinsipnya HMI akan terus mengawal dan mengkritisi program Progran pemerintah yang tidak tepat sasaran dan akan berdampak pada masyarakat banyak,” jelasnya.
“HMI akan tampil untuk kritis sesuai dengan tupoksinya,” pungkasnya.
Setelah acara sambutan, dilanjutkan dengan doa penutup pada sesi kedua setelah sholat Dzuhur diakakan pelatihan Diklat kewirausahaan mandiri.
Diharapkan dengan mengikuti pelatihan kewirausahaan ini para peserta dapat mengimplementasikan ilmu ilmu yang telah di dapat dalam pelatihan ini. Dan semoga kader kader HMI bisa menjadi calon pengusaha dari skala kecil, menengah sampai jadi pengusaha besar tentunya.
Pada musyawarah kali ini panitia juga mengundang beberapa OKP seperti Pemuda Muhammadiyah, GP Ansor, KNPI dan Persatuan Mahasiswa Mesuji (PMM).
Musyawarah kali ini dengan tema “Merajut potensi membangun sinergi KAHMI dalam peran keumatan dan kebangsaan”.
Pada sesi pelatihan kewirausahaan pemuda mandiri mengambil tema “Tranformasi pemuda KAHMI dalam berwira usaha untuk ekonomi berkelanjutan”.
Para pemateri memberikan materi satu persatu dan diikuti oleh para peserta dengan sangat antusias dan penuh kegembiraan.
Dari hasil Diklat pelatihan ini diharapkan menumbuhkan para calon pengusaha baru di Kabupaten Mesuji.






