Inspektorat Jaksel Dituding “Mandul dan Tak Bergigi”

Jakarta361 Dilihat

Jakarta, Medianasional.id – Jika saja Inspektorat Pembantu Kota Administrasi Kota Jakarta Selatan punya niat bekerja serta berfungsi maksimal, akan banyak persoalan dapat dituntaskan. Namun sangatlah ironis, lembaga ini seperti tidak bergigi dan dikategorikan mandul dalam melakukan tugas pokok dan fungsinya. Publik meyakini bahwa pengawasan internal inspektorat di wilayah Jakarta Selatan belum berjalan sebagaimana mestinya.
Akibat itu, wibawa inspektorat menjadi lemah dan kurang mendapat kepercayaan dari para birokrat yang menjadi pihak terlapor.

Tidak maksimalnya fungsi Irbanko akan berujung pada jeratan hukum dan tujuan dari penerapan good governance di Pemkot Jakarta Selatan hanyalah mimpi semata.

Demikian ungkapan Syarief Sekjen Bima yang menyayangkan kinerja yang tidak maksimal dari Irbanko. Menurutnya sebagai pengawas internal Irbanko harus memiliki kemampuan mendeteksi dan mengungkap pungli dan manipulasi anggaran.

“Jabatan, fasilitas, dan uang yang mereka habiskan adalah uang rakyat, artinya Junjungan itu selayaknya menghormati dan melayani warga. Tidak usah mengatakan dia wajib bertanggungjawab kepada Gubernur, sementara didepan matanya ada pelanggaran,” tukas Syarief.

Lebih lanjut Syarief mengatakan, “untuk yang mudah saja seperti pelanggaran bangunan di Kecamatan Kebayoran Baru Irbanko seperti tidak punya daya,” pampangnya.

Sementara Kepala Irbanko Kota Jakarta Selatan, Junjungan mengatakan, dirinya hanya wajib melapor kepada Gubernur tidak ke media dan pihak lain.

“Sesuai Pergub, kita hanya wajib melapor ke gubernur. Untuk yang lain kita tidak wajib,” terang Junjungan.

Sebagai pejabat yang digaji dari uang masyarakat, Junjungan seharusnya tidak bersikap sombong dengan menyalahkan gubernur, tetapi belajarlah untuk melayan dan berterimakasih atas informasi yang disampaikan kepadanya untuk ditindaklanjuti.

Reporter : Rapolo

Editor : Dian

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses