Identitas Kerangka Manusia di Pajangan Bantul Terungkap, Keluarga Kenali Ciri Gigi

DI.Yogyakarta82 Dilihat

BANTUL, medianasional.id – Identitas kerangka manusia yang ditemukan di Padukuhan Kembangputihan RT 01, Kalurahan Guwosari, Kapanewon Pajangan, Kabupaten Bantul, mulai terungkap. Pihak keluarga meyakini kerangka tersebut merupakan Muhammad Rofingi (33), warga Padukuhan Watugedug, Guwosari, Pajangan, setelah mengenali ciri khas gigi korban.

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, mengatakan pengenalan identitas dilakukan berdasarkan kecocokan ciri-ciri fisik yang ditemukan dalam pemeriksaan medis dengan kondisi yang diketahui keluarga.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, korban berjenis kelamin laki-laki dengan perkiraan usia 28 hingga 40 tahun dan tinggi badan sekitar 160 sampai 165 sentimeter. Selain itu, terdapat ciri khas pada gigi, yakni gingsul pada taring atas serta gigi depan atas yang tumbuh maju ke depan,” ujar Rita, Rabu (21/10/2026).

Ciri khas tersebut kemudian dikenali oleh pihak keluarga yang meyakini bahwa kerangka itu merupakan anggota keluarga mereka yang sebelumnya belum kembali ke rumah.

Setelah proses identifikasi tersebut, Unit Reskrim Polsek Pajangan menyerahkan jenazah kepada pihak keluarga pada Selasa (20/10/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Penyerahan berlangsung di Padukuhan Watugedug, Guwosari, Pajangan, Bantul, dan diterima Mahsunah selaku kakak kandung korban.

Meski demikian, penyebab kematian korban hingga kini belum dapat dipastikan. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap peristiwa yang dialami korban sebelum ditemukan.

Ditemukan Warga Saat Mencari Burung

Sebelumnya, kerangka manusia tersebut ditemukan seorang warga yang sedang mencari burung di kawasan Padukuhan Kembangputihan, Kalurahan Guwosari, Senin (19/10/2026) sekitar pukul 13.00 WIB.

Saat berada di lokasi, saksi melihat banyak burung beterbangan dari suatu titik. Merasa penasaran, saksi kemudian mendatangi tempat tersebut. Namun, setibanya di lokasi, ia justru menemukan kerangka manusia.

Temuan itu selanjutnya dilaporkan kepada pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti.

Petugas Polsek Pajangan bersama tim Inafis Polres Bantul kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi. Kerangka tersebut selanjutnya dibawa ke RS Bhayangkara untuk menjalani pemeriksaan forensik guna membantu proses identifikasi.

Berdasarkan pemeriksaan awal, kondisi tubuh korban telah mengalami kerusakan cukup parah. Korban diperkirakan meninggal dunia sekitar empat hingga lima bulan atau lebih sebelum ditemukan.

Polisi Masih Selidiki Penyebab Kematian

Rita menegaskan, meskipun pihak keluarga telah meyakini identitas korban berdasarkan ciri-ciri fisik, penyebab kematian belum dapat ditentukan.

“Untuk penyebab kematian masih belum bisa ditentukan. Kami masih melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi yang berkaitan guna mengetahui secara jelas peristiwa yang dialami korban,” tegasnya.

Polisi masih mendalami keterangan para saksi untuk mengungkap kronologi serta penyebab kematian Muhammad Rofingi. Dengan demikian, proses penyelidikan tetap berlanjut meskipun kerangka tersebut telah diserahkan kepada pihak keluarga.(red).

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses