Dairi, medianasional.id – Seiring meningkatnya intensitas hujan yang mengguyur secara merata di Kabupaten Dairi, membuat petani berfikir ulang untuk menggarap lahan pertaniannya.
Mereka beralasan takut mengalami kerugian, karena di musim penghujan seperti saat ini, ditakutkan sekali tanaman yang baru di tanam akan mengalami gagal pertumbuhan dan busuk akibat terlalu banyak terendam air hujan, dengan demikian dapat dipastikan petani akan mengalami gagal panen.
Untuk menghindari hal tersebut, petani terpaksa menunda waktu melakukan penanaman untuk beberapa waktu lamanya menunggu cuaca agak membaik.
“Mau tidak mau di tunda dulu, kalaupun dipaksakan akan percuma, justru rugi, apalagi kalau menanam jagung pasti tidak akan tumbuh makanya kita lihat dulu perubahan cuaca bulan ini (Desember – red), kalaupun nanti tidak ada perubahan kemungkinan penanaman akan di lakukan bulan Januari tahun depan, yaah.., terlambat satu bulan gak apa-apalah daripada tidak dapat hasil sama sekali,” jelas seorang petani saat bincang-bincang dengan media ini di ladang miliknya, Rabu (4/12/24).
Hal senada di sampaikan oleh Situmorang seorang petani jagung, dia menuturkan jika ladangnya sudah siap tanam namun karena faktor cuaca yang tidak mendukung ladangnya terpaksa didan sementara waktu.
“Sebenarnya kemaren dah mau nanam tapi cuaca tidak bagus, memang rugi sih mau-tidak mau rumputnya harus di semprot ulang biar tidak membelukar,” katanya.
(Kristo)






