Hujan Disertai Angin Kencang Terjang Pagojengan Brebes, Puluhan Rumah Rusak

Brebes, Jawa Tengah938 Dilihat

Brebes, medianasional.id – Hujan deras disertai angin kencang menerjang wilayah Desa Pagojengan, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, Rabu (4/3/2026) sekitar pukul 14.30 WIB. Sejumlah dukuh terdampak, yakni Dukuh Pekulen, Dukuh Krajan RT 04/05, dan Dukuh Glempang. Puluhan rumah dilaporkan mengalami kerusakan dengan kategori ringan hingga berat.

Peristiwa terjadi secara tiba-tiba saat hujan mengguyur deras. Warga menyebut angin datang dengan hembusan kuat yang menyebabkan atap rumah beterbangan, genteng berjatuhan, serta merusak bagian dapur dan atap belakang sejumlah bangunan.

“Dulu belum pernah terjadi seperti ini. Saya sedang duduk di dalam rumah, tiba-tiba terdengar suara genteng jatuh dan hujannya sangat besar,” ujar Daryo, warga RT 01/RW 06 Dukuh Pekulen.

Hal serupa disampaikan Sarwoto (akrab disapa Gogon). Ia mengaku tengah bersama anaknya menutup pintu rumah ketika cuaca ekstrem melanda. “Atap bagian belakang rumah rusak, banyak genteng yang bolong dan terlepas,” jelasnya.

Kerusakan paling parah terjadi di Dukuh Glempang. Sebuah rumah dilaporkan roboh setelah tertimpa pohon tumbang akibat terpaan angin kencang.

Kepala Desa Pagojengan, Suid, yang turun langsung meninjau lokasi membenarkan adanya kerusakan di beberapa titik. “Kami akan segera berkoordinasi dan melaporkan kejadian ini ke instansi terkait agar mendapat penanganan cepat,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, tidak terdapat korban jiwa. Aparat desa bersama warga masih melakukan pendataan jumlah kerusakan serta bergotong royong membersihkan material bangunan yang berserakan.

Warga berharap Pemerintah Kabupaten Brebes segera menyalurkan bantuan darurat, mengingat sebagian rumah masih dalam kondisi atap terbuka dan berisiko apabila hujan kembali turun.

Peristiwa ini menjadi pengingat akan meningkatnya potensi cuaca ekstrem di wilayah selatan Brebes, terutama pada masa peralihan musim. Pemerintah desa mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemungkinan angin kencang susulan. (Andi)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses