Herdianto Resmi Maju Sebagai Calon Wali Nagari Anam Koto Selatan Periode 2026–2034

Pasaman Barat1749 Dilihat
PASAMAN BARAT, medianasional.id – Sebuah tekad besar lahir dari sosok pemuda tangguh asal Jorong Limpato, Nagari Anam Koto Selatan, Kabupaten Pasaman Barat. Herdianto, S.H., M.H., pemuda berusia 25 tahun, secara resmi menyatakan kesiapannya untuk maju bertarung dalam pemilihan Calon Wali Nagari Anam Koto Selatan periode 2026–2034.
Langkah politik yang diambilnya bukan sekadar mengejar jabatan, melainkan sebuah panggilan jiwa dan dedikasi mendalam untuk tanah kelahirannya.
“Saya maju bukan karena merasa paling mampu, tetapi karena saya mencintai nagari ini. Saya ingin menjadi pemimpin yang senantiasa hadir, bersedia mendengar, serta mengayomi seluruh lapisan masyarakat,” ungkap Herdianto penuh keyakinan.

Bergelut dengan Kerasnya Hidup, Sukses Raih Gelar Magister

Perjalanan hidup Herdianto tidaklah mulus. Sejak di bangku Sekolah Dasar, ia harus menghadapi kenyataan pahit akibat perceraian kedua orang tuanya. Kendati demikian, situasi tersebut tidak mematahkan semangatnya. Di bawah asuhan penuh kasih sayang dari “Andah” kakak kandung ibunya, ia tumbuh menjadi pribadi yang bermental baja.
Menyadari bahwa pendidikan adalah kunci perubahan, ia menyelesaikan sekolah di SDN 06 Padang Sawah, MTsN 1 Agam, dan MAN 2 Agam.
Perjuangan berlanjut saat ia memutuskan merantau ke Kota Padang. Di sana, ia menuntaskan pendidikan tinggi hingga sukses merengkuh gelar Sarjana (S1) dan Magister (S2) Ilmu Hukum di UIN Imam Bonjol Padang.

Kaya Pengalaman Organisasi dan Pengabdian Masyarakat

Selama masa kuliah, Herdianto dikenal sebagai aktivis yang sangat dinamis. Dirinya tercatat aktif di OSIM, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), hingga dipercaya masuk dalam jajaran Pengurus PKC PMII Sumatera Barat. Di bidang keagamaan, ia juga mengukir prestasi gemilang sebagai Juara 1 Lomba Khutbah dan Juara 1 Puitisasi Al-Qur’an.
Tidak hanya mumpuni di ranah akademis, ia juga mengakar di tengah masyarakat. Pengabdian nyatanya terlihat dari perannya sebagai Imam, Mubaligh, serta keterlibatannya dalam menyukseskan pesta demokrasi sebagai anggota KPPS Pemilu dan PPS Pilkada Pasaman Barat.

Empat Pilar Komitmen Pengabdian

Dengan memegang teguh falsafah adat Minangkabau, “Bulek ayia dek pambuluah, bulek kato dek mufakaik”, Herdianto berkomitmen membangun sistem pemerintahan yang transparan dan berbasis musyawarah. Guna mewujudkan kemajuan Nagari Anam Koto Selatan, ia mengusung empat komitmen pengabdian:
  1. Tata Kelola Bersih & Transparan: Menjamin pengelolaan anggaran yang akuntabel dan pelayanan publik yang prima dan cepat.
  2. Ekonomi Nagari Berdaya: Memberikan penguatan nyata pada sektor UMKM serta potensi pertanian lokal.
  3. Generasi Cerdas & Religius: Menyediakan program beasiswa, optimalisasi TPA, serta ruang kreativitas positif bagi pemuda.
  4. Infrastruktur & Digitalisasi: Membangun sarana fisik dan kesiapan digital nagari demi menyongsong tantangan masa depan.
Melalui bekal ilmu hukum, pengalaman organisasi yang matang, serta komitmen pengabdian, tokoh muda ini siap membuktikan bahwa di bawah kepemimpinan generasi muda, Nagari Anam Koto Selatan mampu melangkah ke arah yang jauh lebih maju dan sejahtera.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses