Harga Kebutuhan Pokok Meroket, Daya Beli Masyarakat Anjlok

Lampung255 Dilihat

Pesisir Barat, medianasional.id – Masyarakat kabupaten Pesisir barat mengeluhkan harga kebutuhan pokok meroket naik menjelang bulan suci ramadhan sampai hari raya idul fitri.

Di pasar tradisional/pekan malsom pugung bambang, warga mengeluh harga kebutuhan pokok sangat menguras dompet, itulah yang dirasakan masyarakat Pesisir barat pada umumnya yang mayoritas masyarakatnya petani atau berkebun dan nelayan. Sedangkan nilai jual hasil bumi seperti kopi, lada, cengkeh dan damar sangalah murah.

Penghasilan yang rendah ini untuk memenuhi kebutuhan dan kelangsungan hidup tidaklah cukup. Salah satu hasil bumi unggulan kabupaten pesisir barat yaitu damar mata kucing, tapi nilai tukar uangnya sangat tidak berimbang di kabupaten paling bungsu propinsi lampung yang berbatasan dengan propinsi bengkulu ini. Harga damar saat ini Rp 13.000/ kg, biasa dipanen 1 bulan sekali diambil getahnya dan dijual kepada pengepul, setelah itu baru disortir ada damar kelas A dan seterusnya. Dari pengepul baru dijual ke penampung besar di krui.

Pemerintah perlu meninjau kembali terkait hal ini, karena itu salah satu penunjang ekonomi masyarakat pesisir barat pugung sekitarnya.

Di pasar/pekan malsom pekon pugung kecamatan Lemong ini hanya ada 1 kali dalam seminggu, hari kamis (24/05), disanalah para pedagang menjajakan dagangannya untuk transaksi jual-beli, tawar-menawar sangat melekat di kampung pugung bambang ini. Dampak kenaikan harga sangat dirasakan masyarakat kalangan menengah ke bawah biasanya mulai terasa masuknya bulan ramadhan. Setiap memasuki bulan suci ramadhan secara otomatis harga bahan pokok meroket naik mau tidak mau semua masyarakat dari berbagai kalangan belanja di pasar malsom ini untuk kebutuhan pokok sehari-hari.

Menyikapi hal tersebut setidaknya ada campur tangan instansi terkait seperti oprasi pasar, atau sembako murah yang disubsidi pemerintah. Itulah yang diharapkan dan ditunggu-tunggu masyarakat Pesisir barat pada umumnya, apalagi menjelang hari Raya Idul fitri. (Yodi)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses