Guru SDN Ngargosari Samigaluh Manfaatkan Canva dan Wordwall untuk Pembelajaran Matematika

DI.Yogyakarta70 Dilihat

KULON PROGO, medianasional.id – Guru kelas I SD Negeri Ngargosari Samigaluh, Lisna Nofia Sari, S.Pd., memanfaatkan teknologi digital untuk membantu tujuh murid memahami konsep dasar matematika. Melalui Canva, Wordwall, dan Papan Interaktif Digital (PID), pembelajaran tanda tambah (+) dan tanda sama dengan (=) dikemas secara visual dan interaktif sesuai dengan tahap perkembangan murid yang masih belajar membaca dan menulis.

Inovasi ini dirancang untuk membantu murid mengenali bentuk dan memahami fungsi kedua simbol matematika melalui pengamatan, latihan, dan kuis interaktif.

Materi Visual dan Kuis Interaktif

Dalam pembelajaran, Lisna menggunakan Canva untuk menyusun materi visual dan soal latihan, sedangkan PID digunakan untuk menampilkan contoh kalimat matematika sederhana. Murid diajak memahami bahwa tanda tambah menunjukkan penjumlahan, sementara tanda sama dengan menyatakan kesetaraan nilai pada kedua sisi kalimat matematika.

Setelah penjelasan materi, kegiatan dilanjutkan dengan kuis interaktif menggunakan Wordwall. Tujuh murid, yang terdiri atas lima perempuan dan dua laki-laki, dibagi menjadi dua kelompok untuk mengikuti kuis. Selanjutnya, mereka mengerjakan soal latihan yang disiapkan melalui Canva untuk menguatkan pemahaman secara mandiri.

Rangkaian kegiatan ini memberikan kesempatan kepada murid untuk mengamati, mencoba, dan menerapkan materi yang telah dipelajari. Guru juga dapat mengamati respons serta hasil pengerjaan soal untuk mengetahui bagian yang sudah dipahami dan yang masih membutuhkan penguatan.

Teknologi Mendukung Peran Guru

Selama pembelajaran berlangsung, Lisna mengamati antusiasme murid dalam mengikuti kegiatan. Mereka juga mulai menunjukkan pemahaman terhadap tanda tambah (+) dan tanda sama dengan (=), sebagai langkah awal dalam mempelajari konsep dasar penjumlahan.

Meski demikian, antusiasme perlu diikuti dengan evaluasi melalui jawaban dan hasil pengerjaan soal agar pemahaman murid dapat diketahui secara lebih tepat. Hasil evaluasi tersebut menjadi dasar bagi guru untuk memberikan pendampingan sesuai kebutuhan belajar anak.

Praktik pembelajaran di SD Negeri Ngargosari Samigaluh ini menunjukkan bahwa teknologi dapat menjadi sarana pendukung untuk menghadirkan pembelajaran yang lebih bervariasi. Canva, Wordwall, dan PID membantu guru menyajikan materi secara visual dan interaktif, sementara peran guru tetap penting dalam menjelaskan konsep, memantau perkembangan, dan menguatkan pemahaman murid.

Melalui inovasi sederhana ini, Lisna berupaya memberikan pengalaman belajar matematika yang sesuai dengan tahap perkembangan murid. Langkah tersebut menegaskan bahwa inovasi pendidikan dapat dimulai dari kebutuhan nyata di ruang kelas, dengan tujuan membantu setiap anak memahami materi secara bertahap. (red).

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses