
TUBABA, Medianasional.id
Patut menjadi acungan Jempol, Guru penggerak Tubaba yang Notabennya sebagai guru pembimbing, kini juga turut serta mensosialisasikan cara Pengelolahan Sampah khususnya Sampah plastik.
Dihadiri Nara sumber dari Yayasan Paragita (Jawa barat) Seluruh guru Penggerak dan Tubaba Cerdas yang bertugas di Kecamatan Tumijajar, Kabupaten Tulangbawang Barat mengikuti pemaparan cara Pengelolahan Sampah plastik.
“Memang sampah adalah sesuatu hal yang sangat menggaggu di lingkungan kita, akan tetapi jika kita cermati, sampah bisa menjadi bahan baku bila kita sendiri dapat memahami cara mengelolahnya,” Ungkap Gita Noerwardhani selaku pendiri yayasan Paragita, Kamis 24/6/2021) pagi.
Lebih lanjut dikatakan Gita, Bahwasannya Kita tidak dapat menghindari 100% penuh dalam penggunaan plastik, Mengingat plastik masih merupakan salah satu sarana masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.
“Di kehidupan masyarakat saat ini, Pengunaan plastik masih 90 – 95 % digunakan dalam berbagau hal, Salah satunya, dalam kemasan makanan, Barang, pakaian dan lainnya,” Beber Gita
Oleh karena itu, Ada baik jika kita belajar mulai dari diri sendiri untuk menolak penggunaan plastik. Sederhananya, membawa Tumbler minum kemana pun kita pergi, Harap Gita.
Qudsiah Nur Avia, Salah satu perwakilan Tubaba Cerdas mengatakan Terimakasih kepada Gita Noerwardhani yang menyempatkan hadir di Kabupaten Tubaba.
Mudah-mudah apa yang dilajarkan ke kami terkait pengelolahan sampah, khsususnya Sampah plastik.Kami pastikan akan segera mensosialisasikan kepada masyarakat, keluarga, dan anak didik kami untuk dapat mengerti dan paham akan dampka sampah platik.
“Terimakasih atas bekalnya, Mudah-mudahan Tubaba dapat segera memahami akan dampak sampah plastik,” Harapnya.
Dari pantauan dilokasi, Nampak Kegiatan berlangsung di Sekolah Dasar Negeri 1 Daya Sakti, Kecamatan Tumijajar, Kabupaten Tubaba yang dihadiri peserta seluruh Guru penggerak Tubaba yang bertugas dikecamatan Tumiajajr dan Perwakilan anggota dari Literasi Alam setempat.
Laporan: Dra/Yan






