Gudang Produksi Pabrik Bambu di Pleret Terbakar, Kerugian Ditaksir Lebih dari Rp1 Miliar

DI.Yogyakarta1446 Dilihat

BANTUL, medianasional.id – Kebakaran hebat menghanguskan gudang produksi sekaligus ruang oven sebuah pabrik bambu di Padukuhan Jati, Kalurahan Wonokromo, Kapanewon Pleret, Kabupaten Bantul, Sabtu (25/7/2026) sore. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material diperkirakan mencapai lebih dari Rp1 miliar.

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, menjelaskan kebakaran terjadi di area gudang produksi atau ruang oven pabrik bambu. Api berhasil dipadamkan setelah petugas pemadam kebakaran bersama unsur gabungan melakukan upaya pemadaman selama beberapa jam.

“Peristiwa kebakaran terjadi di gudang produksi atau ruang oven pabrik bambu di wilayah Wonokromo, Pleret. Tidak ada korban jiwa, namun kerugian materi diperkirakan lebih dari Rp1 miliar,” ujar Rita.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, aktivitas produksi di pabrik telah selesai sekitar pukul 15.00 WIB dan sebagian besar karyawan telah meninggalkan lokasi. Saat itu, tiga orang pekerja masih berada di sekitar pabrik untuk membantu membersihkan pohon di rumah yang berada di samping pabrik atas permintaan pemilik.

Sekitar pukul 15.30 WIB, salah seorang saksi melihat kepulan asap hitam keluar dari sisi ruang oven. Setelah dilakukan pengecekan melalui pintu geser ruang oven, diketahui api telah membesar. Upaya pemadaman menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) sempat dilakukan, namun kobaran api tidak berhasil dikendalikan.

Para pekerja kemudian berusaha mengevakuasi sejumlah barang di sekitar ruang oven guna mencegah api merembet lebih luas. Namun sekitar pukul 16.00 WIB, api semakin membesar dan menghanguskan sebagian bangunan produksi.

Petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi sekitar pukul 16.30 WIB dan langsung melakukan pemadaman bersama personel BPBD, Tagana, PMI, FPRB, serta anggota Polsek Pleret. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 19.25 WIB, kemudian dilanjutkan dengan proses pendinginan.

Dalam penanganan kebakaran tersebut dikerahkan satu tangki air Tagana, satu tangki PMI, dua tangki BPBD, serta dua unit mobil pemadam kebakaran. Polisi juga berkoordinasi dengan Tim Inafis Polres Bantul untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna memastikan penyebab kebakaran.

“Untuk sementara, dugaan awal api berasal dari tungku oven produksi bambu. Namun penyebab pastinya masih dalam penyelidikan petugas yang melakukan olah TKP,” jelas Rita.

  • Polres Bantul memastikan proses penyelidikan masih terus dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran sekaligus menghitung total kerugian yang ditimbulkan akibat peristiwa tersebut. (Red/wid).

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses