Gubernur Jateng Kagum dengan Sistem Pengelolaan Sampah di Pemalang

Pemalang374 Dilihat

Pemalang, medianasional.id – Gubernur Jateng Ahmad Luthfi kagum dengan sistem pengelolaan sampah di Desa Penggarit Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang Jawa Tengah.

Ia mengatakan, jika sistem pengelolaan sampah tersebut dapat dicontoh oleh semua desa di seluruh Jawa Tengah, maka tidak akan ada lagi permasalahan sampah di Jawa Tengah.

Ungkapan itu disampaikan saat Gubernur dengan didampingi Bupati Pemalang Anom Widiyantoro meninjau lokasi pengelolaan sampah di Desa Penggarit, Rabu (28/5/2025).

Gubernur menuturkan Desa Penggarit sudah menerapkan penanganan sampah secara mandiri, artinya sampah yang ada di satu desa ini sudah dikelola oleh desa itu sendiri, sistem pengelolaan ini rencananya akan dijadikan (Role model).

“Nanti akan kita diskusikan dengan Dinas bahwa 8.563 desa kalau semua desa bisa mengelola seperti ini selesai sudah permasalahan di Jawa Tengah terkait sampah,” tuturnya .

Menurutnya pengelolaan sampah di Desa Penggarit sangat efektif sekali karena tidak memerlukan biaya yang tinggi dan juga hasil pengelolaan sampah dapat dimanfaatkan menjadi pupuk organik.

“Kita akan berdayakan karena hasil sampah ini ada yang dibuat pupuk organik, ada yang dibuat pengurai amoniak, dan ini efektif sekali, biayanya tidak terlalu tinggi tetapi dari basis deaa sudah bisa dilaksanakan, kalau desa – desa sudah melakukan ini kecamatan tidak perlu memikirkan, apalagi Bupati, Provinsi selesai itu masalah sampah,” ujarnya.

Ahmad Luthfi juga mengapresiasi adanya pengelolaan sampah berbasis desa di Desa Penggarit yang terkenal mangga istananya tersebut.

“Ini nanti kita akan kaji dulu yang penting kita punya study banding konferhensif dengan beberapa investasi tentang sampah, tapi saya sebagai Gubernur apresiasi sekali kepada Pak Bupati dan Pak Lurah yang telah menginisiasi membuat pengelolaan sampah berbasis desa,” imbuhnya.

Hadir dalam acara Kepala OPD terkait di lingkungan Pemprov Jawa Tengah, Wakil Bupati Pemalang Nurkholes, Forkompimda, Sekretaris Daerah Heriyanto bersama jajarannya, Ketua TP PKK dr. Noor Faizah Maenofie, Forkompimcam dan Perangkat Desa setempat.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses