Gathering RSUD Soewondo dan Dinkes, Wabup Kendal Minta Utamakan Rujukan Pasien di Rumah Sakit Daerah

Kendal, Semarang336 Dilihat

SEMARANG- medianasional.id- Untuk menyamakan persepsi para petugas kesehatan, (RSUD) Rumah Sakit Umum Daerah dr. Soewondo dan Dinas Kesehatan Kendal mengelar gathering bersama, Kamis (27/1/2022) malam di Semarang, Jawa Tengah.

Gathering dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Kendal, Windu Suko Basuki (WSB) atau yang akrab disapa Pakde Bas.

Dalam pertemuan itu, Pakdhe Bas menekankan pentingnya menyamakan persepsi para petugas kesehatan dari RSUD dr. Soewondo dan ASN yang ada di Dinas Kesehatan Kendal (DKK).

Pakdhe Bas juga meminta agar mereka melakukan evaluasi dan memastikan suatu rujukan ke rumah sakit, mengenai kelayakan kondisi pasien.

“Utamakan rujukan ke RSUD dr. Soewondo Kendal dulu, karena itu milik daerah yang pastinya pendapatanya nanti kembali untuk warga Kendal,” tegas Pakdhe Bas.

Atas adanya hal tersebut, Pakdhe Bas pun menginstruksikan kepada Dinas Kesehatan Kendal beserta jajaran untuk segera menindaklanjuti.

Menurut Pakdhe Bas, munculnya beberapa permasalahan terkait rujukan dikarenakan belum adanya persamaan persepsi.

Termasuk cara pandang dan cara kerja yang belum bersinergi antara Puskesmas dengan Rumah Sakit dan Dinas Kesehatan Kendal.

Disampaikanya, sinergitas dan persamaan persepsi sangat penting agar tidak mengambil langkah masing-masing. Karenanya Pakdhe Bas mengingatkan, harus ada suatu acuan atau regulasi yang jelas supaya tidak menimbulkan perbedaan.

Selanjutnya, Pakdhe Bas menyambut positif kegiatan gathering karena tentunya untuk kebaikan Kendal kedepannya.

Selain itu, lanjut Pakdhe Bas, gathering juga sebagai silaturahmi antara DKK dan RSUD dr. Soewondo karena meski tugas yang berbeda namun sebenarnya tujuannya sama untuk kemajuan bidang kesehatan di Kendal.

Sementara, Direktur RSUD dr Soewondo Kendal, dr. Syaikhu mengatakan, gathering untuk menjalin sinergitas RSUD dan DKK, karena kedepan tantangan akan semakin berat.

“Termasuk didalamnya sinergitas antar Sumber Daya Manusia (SDM). Terkait visi-misinya dan masukkan dari DKK maupun sebaliknya,” papar Syaekhu.

Sedangkan Plt. Dinas Kesehatan Kendal, Parno menyampaikan, bahwasanya untuk menjalankan program-program yang lebih baik tidak hanya sinergitas, SDM dan akademik juga harus lebih ditingkatkan.

Dia juga menyebutkan, di bidang pelayanan harus membuat inovasi terbaru tentang cara-cara masyarakat mendapatkan pelayanan publik yang baik.

Parno mengaku kedepan akan mendorong agar masyarakat Kendal lebih mencintai pelayanan kesehatan di daerah sendiri, bukan di daerah lain atau kabupaten tetangga.(AERO)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses