FREM MUAK Desak KPK Usut Dugaan Penggelapan Anggaran STQN 26 M dan 27 IUP

Jakarta, Maluku Utara337 Dilihat
Aksi berlangsung di depan Kantor KPK RI

Medianasional.id

Jakarta – Front Pemuda Anti Koruptor Maluku Utara (FREM MUAK) kembali menggelar aksi unjuk rasa yang ke enam kalinya di depan kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) republik Indonesia di Jakarta pada hari rabu tanggal 5 Januari 2022.

Dalam orasinya jendral lapangan (Jendlap), EZA MAKAYOA menegaskan dalam orasinya agar KPK segera mengusut Skandal kasus STQN yang dilaksanakan di provinsi Maluku Utara pekan lalu. Dimana dalam kegiatan tersebut diduga adanya upaya penggelapan masal secara sestematis di tubuh SKPD Pemprovinsi MALUKU UTARA.

“apalagi adanya informasi konon inspektorat provinsi Malut melalui pemberitaan diduga menemukan indikas di Biro Umum kurang lebih 26 Miliar, hal ini KPK harus selidiki dan panggil serta seret oknum di Biro Umum,” bebernya.

ۨLanjut dia kepada media ini, Skandal STQN ke 26 Provinis Maluku Utara yang menggunakan anggaran 46 miliar diduga terdapat penggelapan. “Pada intinya Kami akan terus mempresur sampai beberapa oknum yang menyunat dan menikmati anggaran tersebut dapat di tetapkan sebagai tersangka di tahun 2022 di antaranya Salmin Janidi, Istri Gub, Gubernur Malut ABDUL GANI KASUBA (AGK), Kepala Biro Umum,” pintanya.

ؐTermasuk kami juga mendesak KPK segera proses hasil laporan 2 anggota DPRD provinsi Maluku Utara dalam skandal 27 IUP Ilegal yang dalangnya diduga adalah AGK Gubernur Maluku Utara,” tambahnya.

Ia bahkan menambahkan dari Dua Kasus yakni STQN dan 27 IUP ilegal akan menjadi fokus Pergerakan di KPK serta memastikan upaya konsolidasi kepada seluruh Aktifis Pemuda, Mahasiswa Sejakarta, bahkan di Provinsi Maluku Utara untuk menyerukan dan bergerak serentak demi menyelamatkan Anggaran Negara yang diduga telah di koruosi.

“InsyaAllah Kami akan gelar pada Aksi berikutnya tepat pada Hari Senin 10 Januari 2022, dan Jum’at 14 Januari 2022, sekiranya Kawan-Kawan aktivis di berbagai daerah terkusus di Kota Ternate yang fokus bergerak menumpas koruptor jang terdiam, sebab tugas kita adalah bagaiamana mengontrol sistem yang diduga menyimpang,” tandasnya.

Sementara Salmin Janidi, Istri Gub, Gubernur Malut ABDUL GANI KASUBA (AGK), Kepala Biro Umum awak media ini masi kesulitan menghubungi yang bersangkutan hingga berita ini di publish.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses